nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemindahan Ibu Kota Ditentukan Akhir Tahun, Ayo Tebak Jadinya di Mana?

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 28 Mei 2019 13:18 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 28 470 2061285 pemindahaan-ibu-kota-ditentukan-akhir-tahun-ayo-tebak-jadinya-di-mana-VFNTDQGuT4.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Isu ibu kota baru hingga saat ini masih menjadi buah bibir banyak kalangan. Meski belakangan santer terdengar kabar jika Palangkaraya akan menjadi ibu kota baru, namun hal itu juga masih sebatas wacana. Jadi bagaimana perkembangan wacana pemindahaan ibu kota?

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mengerucutkan lokasi dari ibu kota baru. Pemerintah masih terus mengkaji sesuai dengan kriteria yang sudah disebutkan selama ini.

“(Palangkaraya?) Enggak ada yang mengerucut, belum ada yang dikerucutkan,” ujarnya saat ditemui di Kantor Bappenas, Jakarta, Selasa (28/5/2019).

Menurut Bambang, lokasi dari ibu kota baru itu nantinya akan diumumkan paling lambat akhir tahun ini. Saat ini proses menuju penetapan lokasi masih terus berjalan.

“Jalan terus, artinya tahun ini sudah pasti harus penentuan lokasi, sudah pasti,” ucapnya.

Baca Juga: Bos Angkasa Pura II Pastikan Kesiapan Bandara untuk Ibu Kota Baru di Kalimantan

Menurutnya, pada tahun ini pemeirntah akan fokus pada penetapan lokasi dari ibu kota baru. Di samping itu juga pemerintah akan merancang undang-undang dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk pembuatan aturannya.

Setelah itu pada tahun 2020, pemerintah akan mengumpulkan lahan-lahan yang nantinya akan dibangun sebagai ibu kota baru tersebut. Sekaligus juga mengurus mengenai sertifikat lahannya agar di kemudian hari tidak bermasalah ketika pembangunan ibu kota baru dilakukan.

Bambang menambahkan, nantinya pada 2021, pemerintah akan memulai pembangunan dari ibu kota baru ini. Pembangunan nantinya meliputi pusat pemerintahan dan juga kawasan ekonominya yang akan dibangun di tanah seluas 40.000 hektare (ha).

Khusus untuk pusat pemerintahan akan dibangun di tanah seluas 2.000 ha. Tanah seluas itu akan dibangun gedung pemerintahan baik dari Eksekutif, Yudikatif dan Legeslatif.

Sementara itu sisa lahannya, akan digunakan untuk membangun pusat kegiatan dari Ibu Kota baru tersebut. Misalnnya, ada pembangunan perumahan yang dikhususkan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat umum.

Baca Juga: Kepala Bappenas: Pemindahan Ibu Kota Perlu Biaya Rp466 Triliun

Selain rumah, pemerintah juga akan membangun fasilitas penunjang lainnya. Seperti fasilitas kesehatan, hingga pendidikan yang memiliki kualitas sangat baik.

Pemerintah juga nantinya akan membangun sebuah museum. Museum yang akan dibangun nantinya tidak hanya untuk menyimpan barang-barang yang tak terpakai, tetapi ada sebuah nilai dari museum itu sendiri.

Mantan Menteri Keuangan itu menambahkan, yang membuat pembangunan Ibu Kota baru ini lebih menarik adalah akan dibangunnya taman konservasi nasional. Nantinya, taman konservasi ini diperuntukan untuk orang utan, di mana Kalimantan memang menjadi habitat dari orang utan.

“Jadi tahun ini penentuan lokasi, tahun depan penyiapan semua master plan dan infrastruktur dasar, 2021 kira-kira groundbreaking, 2024 proses pemindahan,” jelasnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini