nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Operasi Pasar Murah, Kementan Jual Cabai Rawit Merah Rp10.000/Kg

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 31 Mei 2019 11:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 31 320 2062425 operasi-pasar-murah-kementan-jual-cabai-rawit-merah-rp10-000-kg-mjc41N2rv4.jpeg Operasi Pasar Kementan (Foto: Giri/Okezone)

JAKARTA - Kementerian Pertanian menggelar operasi pasar beberapa produk pertanian dan pangan menjelang Lebaran. Hal ini dilakukan untuk memberikan harga pangan yang murah kepada masyarakat.

Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Agung Hendriadi mengatakan, dalam operasi pasar ini, pihaknya memberikan harga yang murah dari yang beredar di pasaran. Dan komoditas pangannya pun merupakan asli dari produk petani.

Baca Juga: Mendag dan Mentan Jamin Harga Bahan Pokok Terkendali

"Cabai dan bawang merah untuk kebutuhan OP didatangkan langsung dari Petani di Tuban, Sumedang, Kabupaten Bandung dan Cirebon," ujarnya saat melepas OP di Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Pasar Minggu Jakarta, Jumat (31/5/2019).

Sebagai gambaran, dalam operasi pasar ini harga cabai rawit merah dijual Rp10.000 per kilogram, cabai merah keriting Tuban Rp18.000 per kg, cabai merah keriting Sumedang Rp20.000 per kg, bawang merah Brebes Rp22.000 per kg, bawang merah batu Rp20.000 per kg.

Harga ini cukup murah jika dibandingkan dengan pantauan harga dan pasokan di Pasar Induk Kramat Jati. Harga cabai rawit merah di pasar Induk Kramat Jati Rp13.000 per kilogram , cabai merah keriting Rp24.000 per kilogram, dan bawang merah Rp23.000 per kg.

operasi pasar

"Kami selalu menjaga stabilitas harga pangan, selama Ramadhan sampai pasca Idul Fitri, sehingga masyarakat dapat beribadah dengan tenang dan nyaman," jelasnya.

Agung menambahkan, untuk wilayah di luar DKI, pihaknya sudah menginstruksikan kepada Dinas Ketahanan Pangan Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk memantau perkembangan harga pangan di wilayahnya dalam menghadapi Ramadan dan Idul Fitri. Jika ditemukan harga yang melambung, maka pihaknya akan turun tangan langsung untuk menstabilkan harga.

"Bila diperlukan lakukan OP dan Gelar Pasar Murah, bekerjasama dengan produsen/gapoktan dan distributor pangan untuk menjaga stabilitas harga pangan di wilayahnya," tegasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini