Ketepatan Waktu Maskapai Penerbangan Lebaran Capai 80%

Sabtu 08 Juni 2019 18:38 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 08 320 2064558 ketepatan-waktu-maskapai-penerbangan-lebaran-capai-80-ZOIeUVEKzl.jpg Foto: Pesawat Garuda Indonesia

BALIKPAPAN - Rata-rata tingkat ketepatan waktu keberangkatan dan waktu kedatangan pesawat udara (OTP) secara nasional saat angkutan mudik dan balik Lebaran 2019 di seluruh bandara udara di Indonesia mencapai 75-80%.

"Tingkat OTP sebesar itu sudah cukup bagus sehingga penumpang tidak perlu menunggu keberangkatan pesawat cukup lama untuk sampai tujuan," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B. Pramesti, dikutip dari Antaranews, di Balikpapan, Kaltim, Sabtu (8/6/2019).

Hal itu disampaikan saat dirinya meninjau Posko Lebaran 2019 Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan, Balikpapan. Sebelum ke Balikpapan, Dirjen Polana melakukan kunjungan ke Bandara APT Pranoto di Samarinda dan Bandara Syamsudin Noor di Banjarmasin untuk melakukan hal sama.

Baca Juga: Pengguna Premium Masih Banyak meski Konsumsi Pertalite Naik 25% Selama Mudik

Dikatakan, dari hasil evaluasi yang diperoleh dari seluruh bandara memang masih ada bandara yang "OTP"-nya di bawah 80%. Hal ini antara lain disebabkan keterlambatan kedatangan pesawat dari kota asal, cuaca yang buruk, serta adanya pergantian pesawat.

Kemenhub, katanya, memastikan faktor keselamatan dan keamanan adalah dua hal yang harus sangat dipatuhi oleh semua pemangku kepentingan di sektor penerbangan, dalam upaya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Peninjauan Pembangunan Bandara Syamsudin Noor

"Kemenhub sebagai regulator tetap minta mengedepankan faktor keselamatan dan keamanan. Alhamdulillah sampai saat ini semua berjalan lancar dan normal," ujar Polana.

Untuk tetap memberikan keselamatan dan keamanan, Kemenhub juga telah minta rutin dilakukan inspeksi keselamatan (ramp check) terhadap semua jenis pesawat yang akan dan telah diterbangkan, baik itu dari sisi luar badan pesawat, dalam badan pesawat, hingga lisensi pesawat.

Baca Juga: Jasa Marga Lakukan Buka Tutup Rest Area di Tol Jakarta-Cikampek

Dari hasil inspeksi keselamatan yang Dirjen Polana lakukan dan laporan yang masuk, hasilnya sangat bagus dan sudah dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku di sektor perhubungan udara.

"Kita minta semua pesawat harus diinspeksi keselamatan, jangan dilakukan secara random," ucapnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini