Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sidang MK Dimulai, IHSG Rebound ke 6.202

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Selasa, 18 Juni 2019 |09:14 WIB
   Sidang MK Dimulai, IHSG <i>Rebound</i> ke 6.202
Ilustrasi: Pergerakan IHSG (Foto Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound pada pembukaan perdagangan pagi ini. Tercatat, IHSG dibuka naik tipis 11,8 poin atau 0,19% ke level 6.202,33 di tengah dimulainya sidang lanjutan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) 2019 yang diajukan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada pukul 09.00 WIB.

Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Selasa (18/6/2019), 95 saham menguat, 59 saham melemah, dan 112 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp250,1 miliar dari 1,6 miliar lembar saham diperdagangkan.

 Baca Juga: MK Gelar Sidang Lanjutan Sengketa Pilpres, Bagaimana Gerak IHSG?

Indeks LQ45 naik 1,47 poin atau 0,1% menjadi 981, indeks Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,37 poin atau 0,2% ke 662, indeks IDX30 naik 0,82 poin atau 0,2% ke 540 dan indeks MNC36 naik 0,61 poin atau 0,2% ke 356.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) naik Rp54 atau 21,60% ke Rp304, saham PT Global Mediacom Tbk (SIMA) naik Rp30 atau 8,33% ke Rp390 dan saham PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) naik Rp65 atau 8,28% ke Rp850.

 Baca Juga: Sidang Sengketa Hasil Pilpres, 13.747 Personel TNI-Polri Jaga Gedung MK

Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) turun Rp20 atau 11,56% ke Rp153, saham PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) turun Rp22 atau 9,17% ke Rp218 dan saham PT SMR Utama Tbk (SMRU) turun Rp11 atau 6,25% ke Rp165.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement