Share

KTT ASEAN, Jokowi Ingatkan Dampak Perang Dagang

Giri Hartomo, Jurnalis · Minggu 23 Juni 2019 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 23 320 2069829 ktt-asean-jokowi-ingatkan-dampak-perang-dagang-oul4XC3zBT.jpg Presiden Joko Widodo (Foto: Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membahas perang dagang antara Amerika Serikat dengan China pada Sidang Pleno KTT ke-34 ASEAN di Hotel Atlete, Bangkok, Thailand. Menurut Jokowi, perang dagang antara Amerika Serikat dengan China bisa saja berdampak kepada kesejahteraan dan stabilitas keamanan kawasan.

Sebab menurut Jokowi, perang dagang antar dua negara adidaya ini bisa saja merembet kemana-kemana. Oleh karena Jokowi, mengingatkan perlunya upaya untuk memperkuat bangunan ekonomi dari negara ASEAN secara individual maupun secara kolektif.

“Artinya, perdagangan intra ASEAN harus diperkuat, fasilitasi perdagangan menjadi lebih penting, dan UMKM diingatkan harus mendapatkan benefit dari integrasi ekonomi ASEAN,” ujarnya dikutip dari Halaman Setkab, Jakarta, SMinggu (23/6/2019).

Sementara itu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi membenarkan pernyataan Presiden Jokowi tersebut. Menurut Retno dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga menyatakan kerja sama dengan mitra ASEAN menjadi lebih penting.

Presiden mengingatkan pentingnya komitmen kita untuk menyelesaikan negosiasi The Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) di antara negara-negara ASEAN pada tahun ini. 

Di tengah situasi dunia seperti saat ini, menurut Menlu, Presiden juga menyatakan menjadi penting artinya ASEAN memiliki outlook mengenai masalah Indo Pasifik.

“Outlook ini mencerminkan sentralitas dan kekuatan ASEAN dalam menghormati perdamaian, budaya dialog, dan juga memperkokoh kerja sama,” kata Menlu mengutip Presiden Jokowi.

Menurut Menlu, Indonesia menyampaikan terima kasih atas dukungan dari negara anggota ASEAN di dalam bersama-sama kita mengembangkan konsep Outlook ASEAN Indo Pasifik, sekitar setahun yang lalu pada saat Indonesia mulai mempresentasikan konsep indo Pasifik ASEAN ini.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini