Jumlah Penumpang Udara Anjlok 7,10%, Paling Parah Tujuan Denpasar

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 01 Juli 2019 14:15 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 01 320 2073134 jumlah-penumpang-udara-anjlok-7-10-paling-parah-tujuan-denpasar-uvAHxlGaUQ.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penumpang udara domestik selama bulan Mei 2019 mengalami penurunan sebesar 7,10% dibandingkan bulan sebelumnya. Pada Mei 2019, jumlah penumpang udara domestik mencapai 5,3 juta orang.

Penurunan jumlah penumpang domestik terjadi di seluruh bandara utama. Penurunan paling besar terjadi di Bandara Ngurah Rai Denpasar Bali sebesar 20,57%.

Kemudian disusul dengan Bandara Kualanamu Medan dengan penurunan 20,32%. Bandara Juanda Surabaya juga tercatat turun 14,57%, dan Bandara Hasanuddin Makassar dengan penurunan 9,95%.

Lalu paling terakhir adalah Bandara Soekarno Hatta Tangerang dengan penurunan sebesar 9,06%.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, penurunan jumlah penumpang tidak hanya disebabkan dari tiket pesawat saja. Ada beberapa faktor lain yang juga menjadi penyebab.

Baca Juga: Tarif Batas Atas Turun, Tiket Pesawat Sumbang Deflasi 0,04%

Misalnya karena adanya bulan puasa di sepanjang Mei 2019. Tak hanya itu, ada juga karena perpindahan dari udara ke pesawat menyusul tersambungnya jalan tol Trans Jawa.

“Bisa dipahami ketika jumlah penumpang angkutan udara pada Mei 2019 kembali mengalami penurunan. Jumlah penumpang angkutan udara pada bulan Mei ini hanya 5,25 juta,” ujarnya di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (1/7/2019).

Sementara itu untuk penumpang udara domestik dari Januari hingga Mei 2019 mencapai 29,4 juta orang atau turun sektar 21,33% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 37,4 juta penumpang.

Jumlah penumpang terbesar tercatat di Bandara Soekarno Hatta yang mencapai 7,2 juta orang atau 25,50% dari keseluruhan penumpang domestik. Kemudian disusul Bandara Juanda Surabaya dengan 2,3 juta orang atau sekitar 7,94%.

Lalu disusul Bandara Ngurah Rai Denpasar Bali dan Bandara Hasanuddin Makassar dengan jumlah penumpang masing-masing 1,8 juta penumpang dan 1,2 juta penumpang.

Sedangkan untuk penumpang angkutan udara ke luar negeri atau internasional pada Mei 2019 mencapai 1,4 juta penumpang. Angka tersebut mengalami penurunan 3,81% dibandingkan bulan sebelumnya.

Penurunan jumlah penumpang internasional terbesar terjadi di Bandara Hasanuddin Makassar sebesar 40,3%. Kemudian disusul Bandara Juanda sebesar 15,85% dan Bandara Kualanamu Medan sebesar 11,62%, serta Bandara Soekarno Hatta sebesar 8,78%. Sedangkan kenaikan justru terjadi di Bandara Ngurah Rai Bali sebesar 6,23%.

Baca Juga: BPS: Inflasi Juni 2019 Capai 0,55%

Jumlah penumpang internasional terbesar melalui Bandara Soekarno Hatta Jakarta, yaitu mencapai 579,6 ribu orang atau 40,39% dari total penumpang ke luar negeri, diikuti Bandara Ngurah Rai Denpasar 572,2 ribu orang atau 39,78%.

Sedangkan selama Januari - Mei 2019, jumlah penumpang angkutan udara ke luar negeri, baik menggunakan penerbangan nasional maupun asing mencapai 7,4 juta orang atau naik 2,88% dibandingkan jumlah penumpang pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Jumlah penumpang ke luar negeri terbesar melalui Bandara Soekarno Hatta mencapai 3,1 juta orang atau 42,24% dari jumlah seluruh penumpang ke luar negeri, diikuti Bandara Ngurah Rai Denpasar 2,7 juta orang atau 36,19%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini