nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menko Luhut: Presiden Jokowi Disenangi Pemimpin Dunia di KTT G20

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 02 Juli 2019 10:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 02 320 2073497 menko-luhut-presiden-jokowi-disenangi-pemimpin-dunia-di-ktt-g20-equ4Vl8Ctt.jpg Foto: Jokowi di KTT G20 Osaka Jepang (Ist)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang digelar di Osaka, Jepang, selama dua hari, pada 28-29 Juni 2019.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menilai KTT G20 di Jepang itu, berjalan dengan sukses. Di mana pada pertemuan tersebut Presiden Jokowi sangat disenangi oleh pemimpin-pemimpin yang hadir pada KTT G20 itu.

"Saya lihat Presiden Jokowi sangat disenangi pemimpin yang hadir di sana. Pembicaraan mereka juga candaan beliau dengan Presiden Trump sangat terlihat akrab," ujar dia di Gedung Kemenko Kemaritiman Jakarta, Selasa (2/7/2019).

 Baca Juga: Tunggu KTT G20, Jokowi Dapat Permen dari Trump saat Ngobrol Santai

Selain itu, lanjut dia pada KTT G20, Ibu Negara Iriana Widodo dengan negara lain juga sangat rileks. Itu terefleksikan dalam pertemuan bilateral. Di mana pertemuan bilateral itu dirancang kalau lebih awal lebih dari 17 pertemuan.

"Jadi sebenarnya, ada permintaan sampai 17 pada pertemuan bilateral. Tapi karena harus menunggu pengumuman MK makanya pertemuan dipotong jadi hanya 6," tutur dia.

 Baca Juga: Bak Raja Minyak! Jokowi Dikelilingi Perempuan Perkasa di KTT G20

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan rombongan bertolak ke Tanah Air setelah mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang digelar di Osaka, Jepang, selama dua hari, pada 28-29 Juni 2019.

Adapun serangkaian kegiatan pada hari kedua KTT G20, Sabtu 29 Juni 2019, yang diikuti oleh Presiden Jokowi, yaitu mulai dari pertemuan bilateral dengan PM India Narendra Modi, menghadiri leaders’ side-event tentang pemberdayaan perempuan, hingga menjadi pembicara pada sesi yang membahas tentang upaya mengatasi kesenjangan, inklusifitas, dan pembangunan yang berkesinambungan.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini