NEW DELHI - Pemerintah India menyiapkan dana 150 miliar rupee atau setara USD2,2 miliar untuk membangun kapal perang dan kapal pendukung bagi angkatan laut mereka. Hal ini untuk meningkatkan keamanan di perbatasan serta wilayah Samudra Hindia.
Jika dikonversi ke rupiah, nilai tersebut setara Rp31 triliun (kurs Rp14.157 per USD).

Melansir dari Bloomberg, Selasa (2/7/2019), Pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi telah meminta tujuh galangan kapal membangun enam kapal perang, delapan kapal patroli cepat, dan 12 hovercrafts sebagai pendukung.
Baca juga: Melirik Perubahan Ekonomi Digital di India yang Mampu Sejahterakan Rakyatnya
Menurut sumber tersebut, produsen kapal yang mendapat tender ini adalah galangan kapal swasta yaitu Larsen & Toubro Ltd, Reliance Naval & Engineering Ltd, serta galangan kapal yang dikelola pemerintah seperti Mazagon Dock Shipbuilders Ltd, Garden Reach Shipbuilders & Engineers Ltd., Goa Shipyard Ltd., Hindustan Shipyard Ltd, dan Cochin Shipyard Ltd.
Tender pembangunan kapal perang ini bagian dari rencana modernisasi militer Modi senilai USD250 miliar (Rp3.539 triliun) untuk memperkuat angkatan bersenjata India, menghadapi kekuatan saingannya China. Beijing belum lama ini memberikan perlindungan keamanan bagi kapal tankernya yang melewati wilayah Samudra Hindia.
Baca juga: Jadi Orang Terkaya India, Ini Asal Muasal Duit Mukesh Ambani!
Menurut sumber Kementerian Pertahanan India, pembangunan kapal perang ini berkonsultasi dengan Angkatan Laut India dan Badan Keamanan Laut India. Dengan anggaran keuangan yang telah disiapkan, India menginginkan jumlah kapal yang lebih banyak.