nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Dibuka Melemah Dihantui Bayang-Bayang Resesi

Fakhri Rezy, Jurnalis · Rabu 28 Agustus 2019 21:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 28 278 2097873 wall-street-dibuka-melemah-dihantui-bayang-bayang-resesi-P452LJI74F.jpg Wall Street (Reuters)

NEW YORK - Wall Street dibuka melemah pada hari ini dibayangi kekhawatiran resesi perekonomian. Hal ini dikarenakan yield obligasi AS mencapai titik terendahnya.

Hal ini membuat kekhawatiran investor tentang risiko resesi karena perang perdagangan AS-China yang memanas berlanjut. Bagian terpenting dari yield obligasi tersebut akan terus diawasi dikarenakan memberi signal kuat penurunan perekonomian.

 Baca juga: Sinyal Resesi Kembali Menguat, Wall Street Terguncang

Melansir Reuters, New York, Rabu (28/8/2019), Dow Jones turun 43 poin atau 0,17%. S&P 500 turun 3,75 poin atau 0,13% dan Nasdaq 100 turun 16,5 poin atau 0,22%.

 Wall Street

Sektor perbankan yang paling terpukul dikarenakan ekspektasi suku bunga yang lebih rendah. Bank of America Corp (BAC.N), Citigroup Inc (C.N), Goldman Sachs Group Inc (GS.N) dan JPMorgan Chase & Co (JPM.N) turun sekitar 1% dalam perdagangan premarket.

 Baca juga: Wall Street Dibuka Menguat, Indeks Dow Jones Naik 0,45%

Pertarungan penjualan baru-baru ini telah menyeret S&P 500 5,5% jauh dari rekor tertinggi pada akhir Juli.

Investor juga sedang menunggu laporan pekerjaan bulanan dan data manufaktur minggu depan untuk mengukur laju penurunan suku bunga.

 Baca juga: Daftar 5 Saham Paling Cuan dan Bikin Bo Cuan di Tengah Perang Dagang

Di antara saham lainnya, Coty Inc (COTY.N) melonjak 4,9% setelah pembuat kosmetik menaikkan perkiraan pendapatan setahun penuh.

Saham Hewlett Packard Enterprise Co (HPE.N) melonjak 3,6% setelah perusahaan mengalahkan estimasi laba dan menaikkan perkiraan laba 2019 yang disesuaikan.

Autodesk Inc (ADSK.O) merosot 11,8% setelah pembuat perangkat lunak AutoCAD memangkas perkiraan pendapatan setahun penuh.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini