Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Butuh Rp865 Miliar untuk 'Uang Muka' Bangun Ibu Kota Baru

Taufik Fajar , Jurnalis-Rabu, 28 Agustus 2019 |14:47 WIB
Butuh Rp865 Miliar untuk 'Uang Muka' Bangun Ibu Kota Baru
Rapat Kerja Komisi V dengan Menteri Basuki. (Foto: Okezone.com/Taufik)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memperkirakan anggaran tahap awal pembangunan infrastruktur ibu kota baru mencapai Rp865 miliar. Pembangunan infrastruktur ibu kota baru akan dimulai pada 2020.

Baca Juga: Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Kemenhub Rapatkan Barisan Atur Transportasi Umum

"Jadi untuk program ibu kota, kita mulai paling cepat pertengahan tahun depan. Dan kami sedang menghitung kebutuhan uang muka," ujar Basuki dalam rapat bersama Komisi V DPR RI di Gedung DPR Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Infografis pemindahan ibu kota baru

Basuki mengatakan, dengan anggaran sekira Rp865 miliar itu diperuntukan untuk pembangunan jalan. Terutama untuk kawasan dan prasarana dasar yang memang harus dibangun dengan APBN.

Baca Juga: Viral Iklan Agung Podomoro Jual Properti Rp700 Juta di Ibu Kota Baru

"Namun anggaran tersebut belum masuk dalam pagu anggaran tahun 2020. Tepi kami sudah merinci alokasi anggaran yang mencapai Rp865 miliar tersebut," ungkap dia.

Berdasarkan data dari Kementerian PUPR, terdapat 3 tahapan utama pembangunan ibu kota negara. Pertama, masterplan dan desain kawasan berlangsung 2019- 2020.

Kaltim Jadi Ibu Kota

Kedua, pembangunan infrastruktur dasar (jalan, drainase, bendungan, embung, air bersih dan lain-lain) dan landscape kawasan melalui mekanisme design-and-build (2020-2023). Groundbreaking dijadwalkan pada pertengahan 2020.

Ketiga, pembangunan rumah dan gedung perkantoran (Kementerian/Lembaga) melalui mekanisme design-and-build (2020-2024).

Kaltim Jadi Ibu Kota

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement