nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lantik 25 Eselon II Kemenkeu, Ini Pesan Sri Mulyani

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 09 September 2019 20:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 09 20 2102654 lantik-25-eselon-ii-kemenkeu-ini-pesan-sri-mulyani-sMQm9KFN7r.jpg Menteri Sri Mulyani Lantik pejabat (Foto: Okezone.com/Yohana Artha Uly)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melantik 25 pejabat Eselon II di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Pelantikan itu dikarenakan adanya mutasi antar direktorat jenderal di Kemenkeu.

Pelantikan pejabat itu terdiri dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Anggaran, Ditjen Perbendaharaan, Ditjen Kekayaan Negara, Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Inspektorat Jenderal dan Badan Kebijakan Fiskal, serta pengangkatan Direksi Pusat Investasi Pemerintah (PIP).

 Baca juga: Sri Mulyani: Setiap Rupiah Harus Beri Efek Berganda pada Rakyat

Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani menekankan, mutasi lintas unit ini merupakan upaya mendorong sinergi dalam pelaksanaan tugas, serta memperluas perspektif sehingga setiap pegawai mampu berpikir holistik.

 Menkeu lantik eselon II (Yohana)

“Jadi di manapun Anda berada, Anda harus kondisi makro ekonomi dan menggunakannya dalam mengelola keuangan negara" ujarnya dalam pelantikan di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Senin (9/9/2019).

 Baca juga: Sri Mulyani Lantik Andin Jadi Dirjen Perbendaharaan yang Baru

Dia juga berharap, para pejabat Eselon II tersebut mampu membangun pemahaman masyarakat tentang pengelola keuangan negara. Sehingga masyarakat bisa memahami arti pentingnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam membangun perekonomian negara.

"APBN merupakan instrumen yang luar biasa penting di dalam upaya negara ini mencapai tujuannya," ujarnya.

Oleh sebab itu, pegawai Kemenkeu harus memiliki kompeten, profesionalisme, berintegritas, dan memiliki komitmen yang kuat dalam mengelola keuangan negara. Terlebih ketika saat ini dunia sedang mengalami perlambatan pertumbuhan.

Sebab, di tengah kondisi gejolak ekonomi global, Indonesia harus waspada bersiap dengan segala kemungkinan dengan memperkuat fondasi perekonomian. "Sebagai pengelola keuangan negara maka harus berpikir dan bekerja keras untuk menggunakan instrumen fiskal guna menjaga stabilisasi," ujar Sri Mulyani.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini