Share

Puradelta Lestari Bukukan Penjualan Rp1,6 Triliun di Kuartal III

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Senin 07 Oktober 2019 13:27 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 07 278 2113801 puradelta-lestari-bukukan-penjualan-rp1-6-triliun-di-kuartal-iii-WT9rNkGI2Y.jpg Laporan Keuangan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pengelola kawasan industri terpadu Kota Deltamas PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) membukukan marketing sales Rp1,6 triliun sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini yang ditopang oleh tingginya penjualan lahan industri.

Direktur Puradelta Lestari Tondy Suwanto mengatakan, penjualan lahan industri masih tetap tinggi hingga akhir kuartal III tahun ini. Pada kuartal III saja, emiten berkode DMAS mampu menjual lahan industri seluas 17,2 hektar.

Baca Juga: Permintaan Lahan di Kawasan Industri GIIC hingga 100 Hektare

Hal ini menambah jumlah luasan lahan industri yang berhasil dijual Perseroan hingga saat ini menjadi 42,5 hektar, setelah pada semester pertama tahun ini, perusahaan sukses menjual lahan industri seluas 25,3 hektar. Selain penjualan lahan industri, DMAS juga menjual 12,2 hektar lahan komersial pada periode Januari hingga September 2019.

“Hasil positif hingga akhir kuartal ketiga ini menambah optimisme kami bahwa permintaan terhadap lahan industri masih tinggi seiring dengan keinginan para investor untuk segera merealisasikan rencana investasinya,” ujar Tondy dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/10/2019).

Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen  

Dia menambahkan, capaian sepanjang sembilan bulan tersebut juga telah melampaui target marketing sales Perseroan sebesar Rp1,25 triliun. Secara volume penjualan lahan industri, capaian itu juga melebihi penjualan lahan industrial sepanjang tahun 2018 sebesar 33 hektar.

Capaian yang baik ini menggambarkan permintaan lahan industri yang kuat dan posisi kuat Perseroan sebagai pengembang kawasan industri terkemuka di Indonesia. Kepercayaan investor terhadap kawasan industri perseroan ditopang oleh ketersediaan fasilitas dan infrastruktur yang handal, serta layanan yang baik bagi pelaku industri untuk menjalankan bisnisnya. Selain itu, kawasan komersial dan residensial modern yang terintegrasi menjadi nilai tambah tersendiri bagi Kota Deltamas sebagai sebuah kawasan terpadu.

Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen

Tondy menjelaskan, saat ini masih ada permintaan lahan industri sekitar 150 hektare dengan prospek penjualan yang masih cerah. “Manajemen akan terus menangkap potensi peluang yang ada walaupun target sudah tercapai,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini