JAKARTA - Terkait rencana untuk melakukan penawaran saham Perdana (IPO) dan terdaftar di Australian Securities Exchange (ASX), sebuah perusahaan teknologi properti, PropertyGuru Limited dikabarkan mendaftarkan prospektus di Australian Securities and Investment Commission.
"Kami telah melakukan penanaman modal yang mendalam untuk membangun yang hari ini dapat kita lihat sebagai platform teknologi yang terdiferensiasi dan terintegrasi. Hal ini memungkinkan kami untuk menangkap peluang di pasar utama kami," kata CEO PropertyGuru Hari V Krishnan dalam keterangan tertulisnya, Jakarta.
Sebagai informasi, harga saham yang ditawarkan PropertyGuru AUD3,70 hingga AUD4,50. Ditargetkan mendapat dana segar mengumpulkan dana sekitar AUD363 juta atau setara Rp3,4 triliun (kurs Rp9.500 per AUD).
Dari lima negara di Asia Tenggara, PropertyGuru juga dapat mengoperasikan marketplace iklan baris properti yang secara digital. Grup ini juga menjadi rujukan bagi lebih dari 23 juta pencari rumah setiap bulannya.
Baca Selengkapnya: Incar Rp3,4 Triliun, PropertyGuru Bakal Melantai di Bursa Saham Australia
(Feby Novalius)