Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nama Menteri Kabinet Kerja II Mulai Bermunculan, IHSG Ditutup Menguat

Fakhri Rezy , Jurnalis-Senin, 21 Oktober 2019 |16:32 WIB
Nama Menteri Kabinet Kerja II Mulai Bermunculan, IHSG Ditutup Menguat
Saham (Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat. IHSG naik 7,04 poin atau 0,11% ke 6.198,99.

Penguatan tersebut di tengah beberapa tokoh yang menjadi calon menteri Kabinet Kerja Jilid II Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

 Baca juga: IHSG Positif Sambut Nama Calon Menteri, Saham Perusahaan Erick Thohir Jadi Top Gainers

Menutup perdagangan hari ini, Senin(21/10/2019), ada 168 saham menguat, 227 saham melemah, dan 166 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp8 triliun dari 19,27 miliar lembar saham diperdagangkan.

 IHSG

Indeks LQ45 turun 0,46 poin atau 0% menjadi 974,14, indeks Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,33 poin atau 0% ke 681,99, indeks IDX30 turun 0,36 poin atau 0,1% ke 530,81 dan indeks MNC36 naik 0,38 poin atau 0,1% ke 337,66.

 Baca juga: Jelang Pengumuman Kabinet Kerja Jilid II, IHSG Melesat ke 6.218

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain, saham Mahaka Media Tbk (ABBA) naik Rp35 atau 19,13% ke Rp218, saham PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) naik Rp38 atau 16,52% ke Rp268, dan saham PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) naik Rp18 atau 8,49% ke Rp230.

Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain, Saham PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) turun Rp22 atau 8,73% ke Rp230, saham PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) turun Rp20 atau 5,59% ke Rp338, dan saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) turun Rp90 atau 4,79% ke Rp1.790.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement