nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Komut Adhi Karya Fadjroel Rachman Dipanggil Jokowi, Siapa Dia?

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 21 Oktober 2019 17:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 21 320 2119787 komut-adhi-karya-fadjroel-rachman-dipanggil-jokowi-siapa-dia-A1g4l5zEk3.jpg Istana Merdeka (Foto: Okezone.com/Presidenri.go.id)

JAKARTA - Selain Nadiem Makarim, Erick Thohir hingga Airlangga Hartarto. Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga memanggil Komisaris Utama Adhi Karya Fadjroel Rachman.

Baca Juga: Menakar Kabinet Kerja Jilid II, Sri Mulyani Layak Jadi Menko Perekonomian?

Usai melakukan pertemuan, Fadjroel mengaku siap membantu Presiden Jokowi. Dirinya juga mengaku sudah memahami lima action terkait SDM, infrastruktur, debirokratisasi, deregulasi, dan transformasi ekonomi. Dia disebut-sebut akan menjadi juru bicara kepresidenan.

Fadjroel

"Saya paham dengan lima fokus jokowi. Saya bersedia menerima apapun yang diperintahkan pada saya untuk bantuk beliau dan bantu negara ini," ujarnya, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019).

Dia mengaku, kedatangan ke Istana Negara karena ada tugas yang ingin disampaikan. Apa itu? dirinya enggan memberi tahu.

Baca Juga: Prediksi Kabinet Kerja Jilid II, Ini Daftar Lengkap Menteri-Menteri Ekonomi

"Ada tugas yang disampaikan oleh beliau, tetapi mengenai bentuk tugasnya nanti akan diumumkan secara langsung saja, diberitahukan saja oleh Presiden," ujar Fadjroel.

Fadjroel merupakan salah satu aktivis yang turun ke jalan pada 1998 yang mendesak Presiden Soeharto untuk turun dari jabatannya. Selain itu, dia juga merupakan seorang pengamat yang banyak bicara mengenai politik. Dirinya juga telah membuat menghasilkan sejumlah hasil karya berupa buku.

Fadjroel juga dikenal sebagai aktivis anti-korupsi. Dia merupakan salah satu pendiri Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak) yang didirikan bersama sejumlah tokoh dari LSM dan akademisi.

Bernama lengkap Muhammad Fadjroel Rachman, dia dilahirkan pada 17 Januari 1964 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Menjabat sebagai Komisaris Utama Adhi Karya sejak 22 September 2015 .

Dia meraih gelar Sarjana Muda Jurusan Kimia dari Institut Teknologi Bandung, S1 Manajemen Keuangan Fakultas Ekonomi dari Universitas Indonesia, S2 Hukum Ekonomi Fakultas Hukum dari Universitas Indonesia, dan S3 Komunikasi Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Politik dari Universitas Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini