Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PropertyGuru Batal IPO di Bursa Saham Australia

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Rabu, 23 Oktober 2019 |19:30 WIB
   PropertyGuru Batal IPO di Bursa Saham Australia
PropertyGuru Batal IPO (Foto: Shutterstock)
A
A
A

SINGAPURA - PropertyGuru Limited hari ini mengumumkan bahwa perusahaan memutuskan untuk tidak melanjutkan proses menjadi terdaftar atau penawaran saham Perdana (IPO)di Bursa Saham Australia (Australian Securities Exchange/ASX).

 Baca Juga: Incar Rp3,4 Triliun, PropertyGuru Bakal Melantai di Bursa Saham Australia

Ketidakpastian di pasar IPO saat ini menjadi alasan utama penarikan diri, meski telah mengalir dukungan kuat dari berbagai investor Australia dan dunia.

"Terlepas dari kuatnya keterlibatan calon investor selama proses ini berlangsung, Dewan dan pemegang saham memutuskan untuk tidak melanjutkan penawaran yang diterima saat ini," kata Chairman Independen PropertyGuru Olivier Lim dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (23/10/2019).

 Baca Juga: Aksi Demo Bikin Alibaba Tunda IPO di Bursa Hong Kong

Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan secara seksama sentimen di pasar IPO. Dalam hal perusahaan membutuhkan dukungan pendanaan baru untuk memperluas bisnis. "Kami memiliki basis pemegang saham yang berkomitmen untuk terus mendukung secara penuh dan akses yang terbuka ke pasar modal secara privat," katanya.

 Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen

Perusahaan akan terus memperoleh dukungan penuh dari pemegang saham saat ini. TPG dan KKR bertindak sebagai pemegang saham utama dengan mewakili kepemilikan 58%.

Keduanya tidak akan menjual share melalui IPO dan secara suka rela mempertahankan nilai aset mereka di PropertyGuru hingga Februari 2021 (voluntary escrow arrangements).

 IHSG Ditutup Menguat 76,4 Poin Hari Ini

Chief Executive Officer PropertyGuru Hari V Krishnan menyampaikan, selama beberapa tahun terakhir, perusahaan telah membangun bisnis serta tim yang berkomitmen penuh untuk menghadirkan tranparansi dan efisiensi di pasar properti di Asia Tenggara.

"Tim kami tetap berpegang teguh untuk mencapai misi perusahaan. Hal ini didasari oleh besarnya kesempatan yang tersedia untuk kami, serta rekam jejak perusahaan dalam membangun pertumbuhan yang menguntungkan dan berkelanjutan," katanya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement