nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Basuki Belum Tanda Tangan Draft Perpres Holding BUMN Infrastruktur

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 21 November 2019 14:44 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 21 320 2132712 menteri-basuki-belum-tanda-tangan-draft-perpres-holding-bumn-infrastruktur-Fj0jgMQPtU.jpg Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto: Okezone.com)

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanudin mengatakan memang sejak pertama kali diwacanakan hingga saat ini pihaknya belum sepakat mengenai pembentukan holding BUMN Infrastruktur. Keputusan pembentukan holding infrastruktur memang awalnya sepenuhnya kebijakan Kementerian BUMN dan bukan Kementerian PUPR.

"Itukan kebijakannya Menteri BUMN saya kira sampai hari ini Menteri PUPR belum mengharap artinya belum sependapat untuk jangka pendek ini dilakukan holding," ucapnya

Menurut Syarif, salah satu alasan mengapa pihaknnya belum setuju adalah karena Kementerian PUPR masih membutuhkan jasa perusahaan BUMN konstruksi. Apalagi paket-paket pekerjaan infrastruktur sudah menunggu di depan.

"Pertama kita masih punya banyak sekali paket paket besar yang memerlukan BUMN kalau mereka holding mereka tidak punya kesempatan yang lebih besar," jelasnya.

Menurut Syarif, jika perusahaan BUMN menjadi satu holding maka hanya satu perseroan saja yang bisa ikut lelang. Padahal sebelumnya, seluruh perusahaan BUMN bisa ikut lelang sehingga lebih kompetitif.

"Karena afiliasi kan enggak bisa. Harus satu satu. Kalau empat dijadikan satu berarti cuma satu yang bisa ikut," ucapnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini