2020, Mayoritas Masyarakat RI Masih Simpan Uang dalam Bentuk Tabungan

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Jum'at 22 November 2019 13:21 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 22 320 2133118 2020-mayoritas-masyarakat-ri-masih-simpan-uang-dalam-bentuk-tabungan-5dlLcIphIn.jpg Ilustrasi Menabung (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Keinginan masyarakat Indonesia menempatkan uangnya pada 2020 di rentang enam bulan ke depan sebesar 59% pada tabungan rupiah, 20% logam mulia, 16% deposito, 13% properti, dan sisanya pada instrumen keuangan lainnya termasuk asuransi.

Baca Juga: Begini Cara Hidupkan Kembali Kebiasaan Menabung

Sedangkan untuk minat pembelian dalam enam bulan ke depan pada 2020 tertarik untuk membeli smartphone 41%, rumah 26%, motor 26%, laptop 21%, fashion bermerek 19%, alat-alat elektronik dan rumah tangga 17%, mobil 15%, dan perhiasan 15%.

"Strategi pemasaran berbasis human-centric predictive analytics diperlukan dalam mengantisipasi minat beli yang lebih selektif dari calon konsumen," kata Strategic Data Driven Marketing Expert sekaligus Chief Strategy Officer DKstratt Godo Tjahjono dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (22/11/2019).

Baca Juga: Ternyata, Perempuan Lebih Aktif Menabung Dibanding Pria!

Menurutnya, predictive analytics selain dapat digunakan untuk menghitung probabiltas beli setiap calon konsumen dari faktor karakteristik perilaku, sikap dan persepsi, juga membantu pemasar untuk menggunakan alokasi anggaran pemasaran dengan lebih efisien.

Hal ini karena masyarakat Indonesia yakin bahwa situasi ekonomi politik Indonesia akan lebih baik dalam satu tahun ke depan mencapai 53% berdasarkan survei online yang dilakukan Deka Insight di 5 kota besar di Indonesia yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan dan Makassar.

 Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin

Survei ini melibatkan hingga 1.020 responden pada setiap tahapnya dalam rentang usia 18-54, laki-laki dan perempuan dari berbagai kalangan sosial ekonomi dan tingkat pendidikan pada Mei 2019, pasca pengumuman hasil pemilihan presiden hingga November 2019.

Sementara itu, indeks materialisme masyarakat Indonesia di 5 kota besar di atas, dengan skala 6 pada survei di atas menunjukkan angka 3,63 yang cukup jauh di atas nilai tengah 3.

Indeks materialisme merupakan hasil pengukuran dengan serangkaian pertanyaan mengenai seberapa jauh kebahagiaan ditentukan oleh kepemilikan materi. Indeks ini juga signifikan berkorelasi dengan keinginan membeli barang mewah bermerek di kalangan masyarakat Indonesia.

 Nilai Tukar Rupiah Masih Menguat 24 Poin di Level Rp14.052

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini