nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Pencabutan Subsidi Listrik, Menteri ESDM: Masih Mendalami Data

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 27 November 2019 20:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 27 320 2135229 soal-pencabutan-subsidi-listrik-menteri-esdm-masih-mendalami-data-bh0xb2OPbc.jpg Listrik (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) belum mencabut subsidi listrik kepada pelanggan listrik berkapasitas 900 Volt Ampere (Va). Pasalnya, pemerintah masih menunggu data pelanggan R1-900 rumah tangga mampu (RTM) dan yang mampunya.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, sebelum mencabut dirinya akan melakukan pendataan jumlah pelanggan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan daya akurat jumlah pelanggan yang mampu dan tidak mampu.

 Baca Juga: Rapat Perdana, Komisi VII DPR Panggil Plt Dirut PLN

"Kalau enggak kena sasaran gimana, kan enggak baik," ujarnya saat ditemui di Gedung DPR-RI, Jakarta, Rabu (27/11/2019).

Menurut Arifin, data pelanggan dari PLN ini sangat menentukan pelaksanaan kebijakan pencabutan subsidi listrik tepat sasaran atau tidak. Saat ini, jumlah pelanggan golongan 900 VA RTM sebanyak 24,4 juta, sedangkan yang tidak mampu atau non-RTM sebanyak 7,17 juta pelanggan.

 listrik

"Kami sepakat harus mendalami lagi mengenai data yang harus kami sisir agar lebih presisi lagi. Sehingga memang bisa menerapkan kebijakan ini secara tepat," jelasnya.

Arifin juga mengaku telah menerima masukan dari Kementerian ESDM untuk menangguhkan pencabutan subsidi listrik pada pelanggan R1-900 RTM. Namun, karena kebijakan tersebut sudah masuk dalam APBN 2020 oleh karena itu, dirinya akan mendalami lagi sekaligus mendata jumlah pelanggan listrik 900 Va yang benar-benar tidak mampu.

 Baca Juga: Menteri ESDM Belum Terima Usulan PLN untuk Naikkan Tarif Listrik

"Kami lagi detailkan supaya betul-betul tidak ada yang dirugikan. Kalau nggak sasaran gimana? Nanti jadi nggak baik," kata Arifin.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini