nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polemik Kursi Nomor 1 BTN, Akhirnya Pahala Mansury yang Jadi Juaranya

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 02 Desember 2019 09:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 01 320 2136615 polemik-kursi-nomor-1-btn-akhirnya-pahala-mansury-yang-jadi-juaranya-3FKhcvGSfF.jpg Pahala Mansury Jadi Dirut Bank BTN. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kursi orang nomor satu di Bank BTN kini sudah terjawab dengan ditunjuknya Pahala Mansury sebagai Direktur Utama. Pahala merupakan Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero) dan mantan Direktur Utama Garuda Indonesia.

Posisi Dirut Bank BTN menjadi polemik usai diputuskan mengganti Maryono dengan mantan Direktur Bank BRI Suprajarto. Kemudian keputusan menolak Suprajarto menjadi orang nomor satu di BTN hingga ditunjuknya Oni Febriarto Rahardjo sebagai pelaksana harian Dirut BTN.

Okezone merangkum sejumlah fakta-fakta menarik soal ditetapkannya Pahala Mansury sebagai Dirut Bank BTN, Senin (2/12/2019):

1. Dirut Baru Bank BTN

Pahala Mansury untuk mengisi kekosongan Direktur Utama BTN. Sementara itu, eks pimpinan KPK Chandra Hamzah akan mengisi posisi di BTN juga, yaitu sebagai Komisaris Utama.

Baca Juga: Gelar Property Expo, BTN Bidik Potensi Transaksi Rp3 Triliun

"Pahala kan ada tugas baru juga sebagai Dirut BTN. Dan Komut BTN Pak Chandra Hamzah," ungkap Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Istana Negara.

2. Tugas Tak Mudah

Bos baru ini memiliki tugas yang tidak mudah. Karena harus menyelesaikan berbagai permasalahan yang menyangkut perseroan seperti kasus pembobolan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk ke beberapa nasabahnya kembali ramai baru baru ini.

RUPS Bank BTN

Salah satu korbannya adalah PT Surya Artha Nusantara Finance (SAN Finance). SAN Finance pun membeberkan kronologi peristiwa pembobolan dana senilai Rp110 miliar yang disimpan di BTN.

"Belum (ada laporan), kita tunggu dirut yang baru. Pasti ada langkah-langkah hebat," ucap Erick.

3. Pencopotan Beberapa Pejabat Bank BTN'

Selain pengangkatan Pahala, pemegang saham juga menyetujui pencopotan empat direksi lainnya yakni Oni Febriarto dari jabatan Direktur Commercial Banking, Mahelan Prabantarikso dari jabatan Direktur Compliance, Dasuki Amsir dari jabatan Direktur Distribution & Network, serta Budi Satria dari jabatan Direktur Consumer Banking.

Baca Juga: Laba BTN Anjlok 64% Jadi Rp801 Miliar pada Kuartal III-2019

Selain itu, diputuskan mengangkat tiga direksi baru yakni Hirwandi Gafar menjadi Direktur Consumer dan Commercial Lending, Jasmin menjadi Direktur Distribution & Retail Funding, serta Setiyo Wibowo menjadi Direktur Enterprise Risk Management, Big Data & Analytics.

"Sehingga sekarang jumlah direksinya menjadi 8 dari sebelumnya 9, ini memang ada perampingan ini supaya lebih agile dan dinamis. Selain itu juga ada perubahan nomenlaktur pada jabatan direksi," ujar Direktur Finance, Planning, & Treasury BTN Nixon Napitupulu.

4. Siapa Chandra?

Erick juga mengatakan alasannya mengapa menunjuk Chandra Hamzah sebagai Dirut BTN. Dia melihat bahwa Chandra bisa menyelesaikan isu-isu BTN secara hukum.

"Kalau Pak Chandra Hamzah backgroundnya hukum, kita tahu di BTN sekarang ada isu-isu yang kurang baik tentu harus dilihat secara hukum," katanya.

Tidak hanya itu, Menteri Erick juga menyinggung soal perumahan rakyat nasional di mana BTN menjadi ujung tombak soal pembiayaannya.

"Apalagi ini ujung tombak pembiayaan perumahan rakyat nasional kalau tidak sehat tidak bagus. Apalagi ke depan ada program anak-anak usia 25-35 tahun bisa mendapat akses perumahan atau PNS yang usianya muda, kita akan pindah ke ibukota baru, kalau tidak ada fasilitas rumah bagaimana?," tegas Erick.

5. Susunan Lengkap Direksi Bank BTN

Dengan demikian usai RUPSLB ditutup susunan dewan Direksi dan Komisaris BTN sebagai berikut:

Susunan Direksi

Direktur Utama : Pahala Nugraha Mansury

Direktur Consumer dan Commercial Lending : Hirwandi Gafar

Direktur Finance, Planning, & Treasury : Nixon L. P. Napitupulu

Direktur Human Capital, Legal & Compliance: Yossi Istanto

Direktur Remedial and Wholesale Risk : Elisabeth Novie Riswanti

Direktur Operation, IT & Digital Banking : Andi Nirwoto

Direktur Distribution & Retail Funding : Jasmin

Direktur Enterprise Risk Management, Big Data & Analytics : Setiyo Wibowo

Susunan Komisaris

Komisaris Utama/Independen: Chandra Hamzah

Komisaris : Eko D. Heripoerwanto

Komisaris : Heru Budi Hartono

Komisaris : Andin Hadiyanto

Komisaris Independen : Armand B. Arief

Komisaris Independen : Ahdi Jumhari Luddin

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini