nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Laba BTN Anjlok 64% Jadi Rp801 Miliar pada Kuartal III-2019

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 14 November 2019 18:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 14 278 2129939 laba-btn-anjlok-64-jadi-rp801-miliar-pada-kuartal-iii-2019-IUJp7FbBRJ.jpg Ilustrasi Kinerja Keuangan. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatatkan perolehan laba senilai Rp801 miliar pada kuartal III-2019. Laba tersebut anjlok 64% dibandingkan capaian diperiode yang sama tahun lalu, di mana BTN meraup laba Rp2,23 triliun (unaudited).

Sementara itu, untuk program sejuta rumah, BTN telah menyalurkan kredit perumahan untuk 610.526 unit rumah atau senilai Rp50,74 triliun.

Baca Juga: Erick Thohir Tunggu Dirut Baru BTN Selesaikan Kasus Pembobolan

Plt Direktur Utama Bank BTN Oni Febriarto R mengatakan, perseroan berkomitmen meningkatkan rasio pencadangan. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan mengerek naik nilai Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) sebesar 21,34% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp1,79 triliun menjadi Rp2,18 triliun pada September 2019. Secara rasio, CKPN perseroan naik ke level 52,67% pada September 2019 dari 38,58% di bulan yang sama tahun lalu.

Laba Bank BTN

“Dengan peningkatan alokasi ke CKPN tersebut, laba bersih kami berada di posisi Rp801 miliar pada kuartal tiga ini. Hingga akhir tahun, kami membidik rasio CKPN terus naik ke level di atas 70%,” jelas Oni, dalam keterangannya, Kamis (14/11/2019).

Oni menuturkan perolehan laba bersih tersebut disumbang pendapatan bunga perseroan serta efisiensi yang dilakukan. Pendapatan bunga Bank BTN tercatat melaju di atas kenaikan penyaluran kredit meski di tengah kondisi penurunan suku bunga acuan. Pendapatan bunga Bank BTN terekam naik sebesar 17,97% yoy atau berada di atas laju kredit di level 16,75% yoy.

Baca Juga: Maryono Diberhentikan Jadi Dirut Bank BTN

Catatan keuangan perseroan menunjukan pendapatan bunga per kuartal III-2019 senilai Rp19,32 triliun atau naik dari Rp16,38 triliun pada September 2018.

Bank BTN juga berhasil melakukan efisiensi dengan pertumbuhan biaya operasional di luar CKPN hanya sebesar 1,3% yoy per September 2019. Angka tersebut turun jauh di bawah kenaikan biaya operasional di luar CKPN pada 2018 sebesar 11,2% yoy. Pertumbuhan biaya operasional tersebut juga berada jauh di bawah kenaikan aset yang melesat sebesar 16,1% yoy per September 2019.

Target Satu Juta Rumah BTN Capai 76%

Sementara itu, sebagai perpanjangan tangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Bank BTN terus berupaya mendukung kesuksesan Program Satu Juta Rumah. Per September 2019, perseroan telah menyalurkan kredit perumahan untuk 610.526 unit rumah atau senilai Rp50,74 triliun.

Menurut Oni, pencapaian tersebut setara 76,31% dari total target Bank BTN dalam mendukung program nasional ini. “Secara total, hingga akhir tahun nanti, BTN membidik akan menyalurkan kredit perumahan untuk 800.000 unit rumah,” kata dia.

Adapun, penyaluran tersebut terdiri atas kredit perumahan untuk 315.845 unit hunian subsidi senilai Rp9,17 triliun. Kemudian, untuk segmen non-subsidi, Bank BTN telah memberikan kredit perumahan untuk 135.791 unit rumah atau setara Rp14,99 triliun. Kinerja positif KPR Bank BTN pun sukses menempatkan bank spesialis pembiayaan perumahan ini tetap menjadi nomor wahid di pasar KPR. Di pasar KPR Subsidi, BTN menguasai pasar dengan pangsa sebesar 91,55% per September 2019.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini