Resmikan Pabrik di Cilegon Rp5,3 Triliun, Jokowi Tak Mau Kalau Hanya Groundbreaking

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 06 Desember 2019 13:09 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 06 320 2138698 resmikan-pabrik-di-cilegon-rp5-3-triliun-jokowi-tak-mau-kalau-hanya-groundbreaking-kVxlJmFXxw.jpg Presiden Jokowi (Foto: Okezone.com)

CILEGON - Presiden Joko Widodo meresmikan meresmikan pabrik baru polyethylene (PE) milik PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. Dalam acara tersebut Presiden Joko Widodo didampingi oleh para Menteri Kabinet Indonesia Maju.

Seperti Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Menteri Kesehatan Terawan. Selain itu hadir juga Gubernur Banten Wahidin Halim dan Presiden Direktur Chandra Asri Erwin Ciputra.

Baca juga: Jokowi Bakal 'Gigit' yang Senang Impor Migas dan Ganggu Program B30

“Dengan mengucap bismillah saya resmikan pabrik polyethylene (PE) PT Chandra Asri Petrochemical Tbk,” ujar Presiden Joko Widodo di Cilegon, Banten, Jumat (6/12/2019).

Menurut Jokowi, pembangunan pabrik ini merupakan langkah kongkret yang diperlukan pemerintah untuk memangkas defisit neraca perdagangan dan defisit transaksi berjalan. Karena menurutnya, banyak sekali yang ingin membangun pabrik petrokimia tapi hanya wacana semata.

“Saya akan datang kalau pabriknya selesai dan beroperasi. Kalau hanya groundbreaking saya enggak mau. Ada yang datang ke saya pak saya mau bangun pabrik saya bilang silakan. Tapi saya tunggu 5 tahun enggak pernah pembukaan,” jelasnya.

jokowi

Sementara itu, Presiden Direktur Chandra Asri Erwin Ciputra mengatakan, peningkatan kapasitas ini dalam rangka memenuhi permintaan domestik. Peningkatan kapasitas pabrik polyethylene Chandra Asri ini diharapkan dapat menjadi substitusi impor dan menghemat devisa negara sebesar Rp8 triliun

“Ini akan menjadi substitusi impor dan bisa menghemat devisa Rp8 triliun,” ucapnya.

Sebagai informasi, dengan peresmian ini ada tambahan kapasitas pabrik baru PE sebesar 400 ribu ton per tahun. Sehingga menjadikan total kapasitas pabrik PE yang ada saat ini sebesar 736 ribu ton per tahun.

“Pabrik baru ini memiliki investasi USD380 juta. Menyerap 3.000 kerja,” ucapnya.

jokowi

Menurut Erwin, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan insentif pajak. Menurutnya insentif ini sangat penting untuk menarik investor agar mau berinvestasi di Indonesia.

“Pabrik baru ini juga telah mendapatkan kebijakan tax holiday dari pemerintah, kebijakan yang telah menciptakan iklim investasi yang baik,” ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini