JAKARTA – Pasca-diguyur hujan dengan intensitas tinggi, wilayah-wilayah di DKI Jakarta dikepung banjir yang tingginya bervariasi. Ada yang mencapai lutut orang dewasa bahkan mencapai ketinggian 2 sampai 3 meter.
PT PLN (Persero) pun ambil tindakan untuk melakukan pemadaman listrik sementara di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya guna menyikapi bencana banjir besar yang melanda.
Baca Juga: Daftar Wilayah yang Terkena Pemadaman Listrik Akibat Banjir Jakarta
Pemadaman listrik yang dilakukan PLN ini bertujuan untuk memprioritaskan keselamatan warga karena melihat banjir masih mengepung beberapa wilayah yang berdekatan dengan sumber listrik.
“Saat ini kami masih belum menyalakan kelistrikan dengan alasan keselamatan warga, karena air masih menggenang,” kata Humas PLN Intan Fahdiana kepada Okezone, Rabu (1/1/2020).
Baca Juga: Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman meski Jakarta Dikepung Banjir
Selain untuk memprioritaskan keselamatan masyarakat, pemadaman listrik oleh PLN ini juga bertujuan untuk meminimalisir peluang warga agar tidak tersetrum aliran listrik saat terendam banjir.
"Kami turut prihatin atas musibah ini, kami amankan listriknya sampai benar-benar siap untuk dinyalakan agar masyarakat terhindar dari sengatan listrik," kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta, Ikhsan Asaad.
Setelah banjir surut, pastikan semua alat elektronik dan jaringan listrik dalam keadaan kering. PLN juga memastikan semua jaringan distribusi listrik dalam keadaan kering dan aman untuk menyalurkan energi listrik.
"PLN dan perwakilan warga nantinya akan menandatangani berita acara penormalan aliran listrik bila semua perangkat listrik dari sisi warga maupun PLN sudah sama-sama siap," tambah Ikhsan.

(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.