Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RI-Singapura Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Rabu, 22 Juli 2026 |08:12 WIB
RI-Singapura Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau
RI-Singapura Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau (Foto: Dokumentasi)
A
A
A

JAKARTA - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) dan eFuels SEA Pte. Ltd, perusahaan asal Singapura menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk menjajaki pengembangan rantai pasok hidrogen hijau lintas batas dari Indonesia ke Singapura. 

Hal ini sekaligus mengeksplorasi peluang kerja sama pengembangan ekosistem eFuels dan hidrogen hijau guna mendukung percepatan pencapaian target Net Zero Emissions (NZE).

Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir mengatakan, kerja sama ini merupakan langkah strategis PLN EPI untuk memperkuat pengembangan ekosistem hidrogen hijau Indonesia sekaligus membuka peluang terbentuknya rantai pasok energi bersih lintas negara.

"Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi hidrogen hijau. Bersama eFuels SEA, kami ingin mengkaji potensi tersebut secara menyeluruh, mulai dari aspek produksi, infrastruktur, logistik, hingga model bisnis, sehingga dapat membangun rantai pasok hidrogen hijau yang kompetitif dan berkelanjutan bagi pasar regional," ujar Hokkop di Jakarta Convention Center (JCC), Selasa (21/7/2026). 

Menurutnya, kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen PLN EPI dalam memperluas pengembangan energi primer rendah karbon sebagai pendukung transisi energi nasional.

"MoU ini menjadi fondasi untuk mengeksplorasi peluang pengembangan hidrogen hijau dan eFuels yang ke depan diharapkan dapat diwujudkan dalam proyek-proyek konkret. Kami percaya kolaborasi lintas negara akan menjadi kunci dalam mempercepat pencapaian target Net Zero Emissions sekaligus menciptakan nilai tambah dari potensi energi terbarukan Indonesia," tambahnya.

Sebagai subholding PT PLN (Persero), PLN EPI bertanggung jawab atas penyediaan energi primer, mulai dari batu bara, BBM dan gas bumi, bioenergi, hingga pengembangan energi primer rendah karbon untuk mendukung transformasi sektor energi nasional.

Sementara itu, eFuels SEA Pte. Ltd. merupakan perusahaan platform teknologi dan pengembang proyek eFuels regional yang berfokus pada produksi bahan bakar sintetis beremisi karbon sangat rendah. eFuels yang dikembangkan perusahaan merupakan drop-in fuels, yaitu bahan bakar sintetis yang dapat langsung digunakan pada mesin dan infrastruktur transportasi yang telah ada tanpa memerlukan modifikasi, sehingga menjadi solusi dekarbonisasi bagi sektor-sektor yang sulit dikurangi emisinya, seperti penerbangan, pelayaran, dan petrokimia.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement