nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gara-Gara Ini BI Tahan Suku Bunga Acuan 5%

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 23 Januari 2020 14:52 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 23 20 2157199 gara-gara-ini-bi-tahan-suku-bunga-acuan-5-fDYCxvhPta.jpg BI Tahan Suku Bunga Acuan (Foto: Okezone/Yohana)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate di level 5% dengan suku bunga Deposit Facility (DF) tetap bertahan di level 4,25% dan suku bunga Lending Facility (LF) pada level 5,75%.

Keputusan ini merupakan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang diselenggarakan pada 22-23 Januari 2020. Lalu apa alasan BI menahan suku bunga acuannya?

Baca Juga: Awal Tahun, BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan 5%

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, kebijakan moneter tetap akomodatif dan konsisten dengan perkiraan inflasi yang terkendali dalam kisaran sasaran, stabilitas eksternal yang terjaga, serta upaya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik.

"Strategi operasi moneter terus ditujukan untuk menjaga kecukupan likuiditas dan mendukung transmisi bauran kebijakan yang akomodatif," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers di Kantor Pusat BI, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Baca Juga: Suku Bunga Acuan Tetap 5%, Gubernur BI: Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi

Sementara itu, kebijakan makroprudensial yang akomodatif ditempuh untuk mendorong pembiayaan ekonomi sejalan dengan siklus finansial yang di bawah optimal dengan tetap memerhatikan prinsip kehati-hatian.

"Kebijakan sistem pembayaran dan kebijakan pendalaman pasar keuangan terus diperkuat guna mendukung pertumbuhan ekonomi," ujarnya.

Keputusan menahan suku bunga acuan itu, sekaligus menjadi kebijakan moneter pertama Bank Sentral di tahun 2020, setelah sepanjang tahun 2019 menurunkan suku bunga acuan sebesar 100 bps di RDG Juli, Agustus, September, Oktober 2019.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini