nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keterampilan Pekerja Meningkat Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Irene, Jurnalis · Minggu 16 Februari 2020 08:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 16 20 2169186 keterampilan-pekerja-meningkat-bisa-dorong-pertumbuhan-ekonomi-bUgO992E7n.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menilai dengan meningkatnya kemampuan para pekerjanya yang memiliki tingkat pendidikan yang tinggi, hal tersebut bisa meningkatkan pertumbuhan ekonominya.

“Jawa Tengah punya labour force yang sangat besar namun indulgences-nya (kemandirian/kemampuan) dari yang berpendidikan tingginya masih kecil. Jadi ini yang harus kita pikirkan bersama bagaimana memperbaikinya,” kata Sri, dalam keterangan tertulisnya, saat Rapat Koordinasi Provinsi Jawa Tengah dengan tema Strategi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah 7% di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (16/2/2020).

Baca Juga: Dampak Virus Korona, Mari Elka: Ekonomi China Pasti Turun

Dia menambahkan, pertumbuhan perdagangan Provinsi Jawa Tengah tumbuh positif karena ditopang industri-industri kreatif. “Trade growth menunjukkan negative growth tetapi Jateng mampu memberikan positive growth sepanjang 2019,” tambah Sri.

Lalu Menkeu mengatakan industri yang memiliki keunggulan kompetitif dari segi tenaga kerja di Jawa Tengah antara lain furnitur, pakaian jadi, tekstil, pengolahan tembakau, kertas dan barang dari kertas, barang dari karet dan plastik.

Baca Juga: Virus Korona Bikin Harga Daging Babi di China Naik 116%

Namun industri yang memiliki keunggulan komparatif dibandingkan regional lainnya adalah furnitur, pakaian jadi, tekstil, dan pengolahan tembakau. Industri-industri tersebut yang selama ini juga menopang produksi manufaktur Provinsi Jawa Tengah.

"Industri memiliki keunggulan kompetitif dari segi tenaga kerja antara lain furnitur, pakaian jadi, tekstil,pengolahan tembakau,kertas, barang dari kertas, serta barang dari karet. Sedangkan industri dengan keunggulan komparatif dibandingkan regional yaitu furnitur, pakaian jadi, tekstil, dan pengolahan tembakau," ujar Sri.

Dan dia meminta pemerintah daerah diharapkan lebih aktif dan inovatif dalam mengembangkan potensi dan kapasitas daerah, sehingga pertumbuhan ekonomi daerah semakin kuat dan peluang investasi semakin terbuka lebar. "Pemerintah daerah lebih aktif dan inovatif dalam mengembangkan potensi dan kapasitas daerah," pungkasnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini