Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Naik 10,5%, BCA Kantongi Laba Rp28,6 Triliun

Irene , Jurnalis-Jum'at, 21 Februari 2020 |15:01 WIB
Naik 10,5%, BCA Kantongi Laba Rp28,6 Triliun
Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) membukukan pertumbuhan laba bersih setelah pajak 10,5% menjadi Rp28,6 triliun sepanjang 2019. BCA mempertahankan keunggulan bisnisnya dalam perbankan transaksi dan penyaluran kredit, sehingga dana giro dan tabungan (CASA) dapat tumbuh 9,9% mencapai Rp532,0 triliun dan total kredit meningkat 9,5% menjadi Rp603,7 triliun.

“BCA berhasil mencatat pertumbuhan kinerja yang baik di tahun 2019 dengan kenaikan laba sebelum provisi dan pajak penghasilan (PPOP) sebesar 15,5% ditopang oleh pertumbuhan laba operasional sebesar 13,6%,” tutur Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dilansir dari keterangan tertulis, Jumat (21/2/2020).

Pertumbuhan kredit terutama didukung oleh segmen bisnis, termasuk kredit korporasi yang tumbuh 11,1% menjadi Rp236,9 triliun dan peningkatan kredit komersial & SME sebesar 12,0% menjadi Rp202,9 triliun pada Desember 2019. Sementara itu, kredit konsumer tumbuh 4,3% menjadi Rp158,3 triliun, di mana segmen KPR tumbuh 6,5% menjadi Rp93,7 triliun, KKB turun 1,1% menjadi Rp47,6 triliun, dan outstanding kartu kredit tumbuh 9,4% menjadi Rp14,1 triliun.

Baca Juga: BCA Sebar Dividen Interim Rp100 pada 20 Desember

Pada periode yang sama, pembiayaan Syariah tumbuh 15,2% menjadi Rp5,6 triliun. Pertumbuhan kredit BCA yang berkelanjutan dapat tercapai berkat kualitas kredit yang terjaga melalui penerapan prinsip kehati-hatian secara konsisten. NPL tercatat pada level 1,3% pada Desember 2019, dibandingkan 1,4% pada tahun sebelumnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement