Setelahnya, Iskan menjelaskan DPR RI akan melakukan pemanggilan terhadap jamaah yang telah di data mengalami kerugian besar. "Nanti DPR akan memanggil mereka," tegasnya.
Iskan juga menyebut kerugian penundaan umrah ini mencapai angka Rp15 triliun. Hal ini menyusul Arab Saudi yang telah memberi uang muka terhadap hotel-hotel yang menjadi tempat penginapan jamaah.
"Belum lagi kerugian sekitar Rp15 triliun, karena kan di Arab Saudi hotel-hotel telah dikasih uang muka," ujar Iskan.
Baca Juga: Umrah Dihentikan Sementara, 1.685 Jamaah Indonesia Tertahan di Negara Transit