JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat Rupiah ditutup melemah Rp15.900 per USD. Hal ini disebabkan adanya aliran modal asing yang keluar dari pasar Indonesia.
Mengutip Website BI, Jakarta, Sabtu (21/3/2020), BI mencatat, selama 2020 (ytd), nonresiden di pasar keuangan domestik tercatat net jual Rp105,14 triliun (termasuk data crossing saham), terutama dikontribusi dari pasar SBN (Surat Berharga Negara).
Baca juga: Aliran Modal Asing Kabur Rp57 Triliun dalam 4 Hari
Dari data tersebut pada 16-19 Maret 2020, nonresiden di pasar keuangan domestik net jual Rp28,60 triliun. Di mana, net jual di pasar SBN sebesar Rp26,94 triliun dan di pasar saham sebesar Rp1,66 triliun.
Sementara itu, untuk Berdasarkan data setelmen 16-19 Maret 2020, nonresiden di pasar keuangan domestik net jual Rp37,83 triliun.
Baca juga: IHSG Sepekan Anjlok 10,7% ke 4.907
Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sesuai dengan fundamentalnya dan bekerjanya mekanisme pasar. Untuk itu, Bank Indonesia terus meningkatkan intensitas stabilisasi di pasar DNDF (Domestic Non Deliverable Forward), pasar spot, dan pembelian SBN (Surat Berharga Negara) dari pasar sekunder.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.