nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dirjen ILMATE Kemenperin Harjanto Tutup Usia

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 24 Maret 2020 11:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 24 320 2188096 dirjen-ilmate-kemenperin-harjanto-tutup-usia-VbUCIfYWHa.jpg Dirjen ILMATE Harjanto (Foto: Dok. Kementerian Perindustrian)

JAKARTA - Kabar duka menyelimuti keluarga besar Kementerian Perindustrian, dengan wafatnya Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Harjanto pada Senin, 23 Maret 2020 pukul 21.30 WIB. Harjanto menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Medistra, Jakarta dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta.

“Kami merasa sangat sedih dan kehilangan, sebab almarhum merupakan sosok yang pekerja keras dan disiplin. Mari kita doakan bersama, semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan keikhlasan. Amin,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dilansir dari laman Kemenperin, Selasa (24/3/2020).

Baca Juga: Sektor ILMATE Ditargetkan Tumbuh 4,7% Tahun 2020

Menperin Agus mengatakan, beliau adalah orang yang baik, cerdas, dan rendah hati. Dirinya juga mengapresiasi terhadap pengabdiannya di Kemenperin.

Harjanto lahir di Bandung, 21 Juni 1961, mengawali kariernya di Kemenperin sejak tahun 1987. Riwayat jabatannya cukup gemilang, dengan pernah menjadi Atase Perindustrian pada KBRI Brussel, kemudian Direktur Kerja Sama Industri Interasional Wilayah I dan Multilateral, dan posisinya naik sebagai Direktur Jenderal Basis Industri Manufaktur (eselon I) pada tahun 2014.

Baca Juga: Cegah Virus Korona, Kemenperin Cek Suhu Tubuh Pegawai hingga Tamu

Selama mengemban tugas di bangku eselon I, dia sempat menduduki jabatan Dirjen Indutri Kimia, Tekstil dan Aneka tahun 2015, Dirjen Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional tahun 2016, serta terakhir Dirjen ILMATE sejak tahun 2017.

Melalui pengabdiannya tersebut, Harjanto mendapat penghargaan Satyalancana Karya Satya 10 Tahun (pada 2016) dan Satyalancana Karya Satya 30 Tahun (2018). Dia merupakan lulusan Sarjana Teknik Metalurgi Universitas Indonesia tahun 1986 dan meraih gelar Magister Mechinical Engineering dari KEIO University, Jepang tahun 1992.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini