Industri Automotif hingga Tekstil Paling Terdampak Virus Corona

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 06 April 2020 16:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 06 320 2194969 industri-automotif-hingga-tekstil-paling-terdampak-virus-corona-2VCrg7nJtW.jpg Covid-19 (Foto: Ilustrasi Okezone)

JAKARTA - Pemerintah menyebut pandemi virus corona (covid-19) berdampak kepada beberapa sektor bisnis termasuk industri. Namun salah satu industri yang paling terdampak dari virus corona ini adalah automotif dan tekstil.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mengatakan, sektor industri yang terdampak ini perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah. Hal ini untuk menghindari para pelaku industri ini gulung tikar akibat pandemi virus corona ini.

Baca Juga: Sri Mulyani: Covid-19 Patahkan Fondasi Ekonomi Seluruh Negara

Dirinya pun merinci beberapa sektor industri yang terkena dampak virus corona. Sebt saja industri automotif, besi baja, pesawat terbang atau MRO, kereta api dan galangan kapal, industri semen, keramik, kaca hingga peralatan-peralatan telekomunikasi dan tekstil.

"Kami akan fokus pada pemetaan sektor industri yang terdampak pada covid-19 secara umum hampir semua sektor industri terkena dampak penyebaran covid-19 sehingga perlu diberikan perhatian lebih," ujarnya dalam rapat kerja virtual dengan Komisi VI, Senin (6/4/2020).

Baca Juga: Lawan Covid-19, Industri Automotif Diminta Produksi Ventilator

Sebenarnya hampir seluruh sektor industri terdampak. Namun beberapa industri kini mulai melakukan inovasi agar tak terlalu tergerus oleh virus corona.

Misalnya saja industri petrokimia dan karet yang dampaknya cukup moderat. Namun para pelaku industri ini langsung mengalihkan produksinya ke produk yang kesehatan yang saat ini kebutuhannya sedang meningkat.

"Khusus untuk industri petrokimia mengalihkan produksinya ke alat-alat kesehatan yang dibutuhkan oleh kita semua untuk menangani covid-19," kata Agus.

Selain itu, saat ini industri tekstil juga tengah melakukan inovasi dengan memproduksi peralatan kesehatan seperti masker hingga Alat Pelindug Diri (APD). Mengingat saat ini, masker dan APD sedang sangat dibutuhkan baik oleh tenaga medis maupun masyrakat.

"Beberapa perusahaan tekstil sebenarnya sudah melakukan diversifikasi dari produk-produknya yang biasa prduksi garmen sekarang mereka secara besar-besarannya memproduki APD dan masker," kata Agus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini