Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ada Usulan Operasional KRL Dihentikan Sementara, Kementerian BUMN: Kita Support

Taufik Fajar , Jurnalis-Kamis, 16 April 2020 |09:43 WIB
Ada Usulan Operasional KRL Dihentikan Sementara, Kementerian BUMN: Kita Support
Operasional KRL Diminta Dihentikan Sementara Selama PSBB. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menanggapi usulan penghentian sementara operasional kereta rel listrik (KRL) selama pandemi virus corona. Pemerintah pun siap mendukung permintaan tersebut.

Hal itu seiring adanya usulan dari beberapa kepala daerah, seperti di Bogor, Depok, Bekasi (Bodebek) yang meminta operasional KRL dihentikan selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Baca Juga: Antisipasi Kepadatan, KCI Tambah 5 Jadwal KRL Commuter Tambahan

"Ya kita siap saja dan kita akan support, apabila (KRL) suruh berhenti, ya kita berhenti,” ujar Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, Kamis (16/4/2020).

Sebelumnya, VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba menyatakan penghentian sementara operasional kereta rel listrik (KRL) commuter line Jabodetabek untuk mendukung pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam mencegah virus corona masih perlu menunggu keputusan lebih lanjut.

Baca Juga: KCI: Kami Sudah Jalankan Instruksi PSBB

"KCI juga telah mengetahui usulan lima kepala daerah di wilayah Bodebek untuk menghentikan sementara operasional KRL. Sampai saat ini pembahasan usulan tersebut masih dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, PT KAI, dan PT KCI," ungkap Anne.

Dia menerangkan, KCI pada dasarnya mendukung segala upaya terkait penerapan PSBB virus corona. Apalagi, semangat bersama-sama melakukan pencegahan corona sangat besar.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement