JAKARTA – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada perdagangan kemarin. Harga emas naik tipis di tengah jatuhnya harga minyak mentah.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni naik USD12,4 atau 0,73% menjadi ditutup pada USD1.711,2 per ounce, dilansir dari Xinhua, Selasa (21/4/2020).
Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp3.000 Jadi Rp942.000/Gram
Laporan penghasilan dari banyak perusahaan besar AS akan dirilis minggu ini dan analis memperkirakan hasilnya tidak akan baik. Lockdown akibat corona virus telah memperlambat ekonomi dan banyak yang memperkirakan hasilnya akan menjadi yang terburuk sejak krisis keuangan global 2009.
Logam mulia diberi dukungan tambahan karena Dow Jones Industrial Average turun 301,24 poin, atau 1,24%, ke level 23.941,25.
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Hari Ini
Emas diberi dukungan lebih lanjut karena laporan yang dirilis pada hari Senin oleh cabang Chicago Federal Reserve menunjukkan indeks aktivitas nasional di -4,19 pada bulan Maret. Analis mencatat angka ini jauh lebih buruk daripada pembacaan sebelumnya 0,06.
Sementara itu, harga logam mulia lainnya Perak untuk pengiriman Mei naik 31,9 sen atau 2,09% menjadi ditutup pada USD15,614 per ons. Platinum untuk pengiriman Juli naik USD10,7 atau 1,36% menjadi ditutup pada USD796 per ounce.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.