Kelapa SKK Migas Blakblakan Ungkap Sulitnya Produksi Minyak di Tengah Covid-19

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 21 April 2020 17:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 21 320 2202701 kelapa-skk-migas-blakblakan-ungkap-sulitnya-produksi-minyak-di-tengah-covid-19-ULQXKqYxTB.jpg Minyak dan Gas Bumi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Kepala Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengakui langkah produksi minyak dan gas bumi (Migas) dalam setahun ke depan akan lebih sulit mengingat melandainya pergerakan ekonomi dari dampak Pandemi Covid-19.

"Ke depan, lifting migas akan semakin tertekan akibat Covid-19 dan rendahnya harga minyak," kata Dwi, dalam keterangan Kementerian ESDM, Selasa (21/4/2020).

Dengan kondisi ini, SKK Migas dan Kontraktor KKS memperkirakan adanya penurunan dari sisi pendapatan juga. "Outlook gross revenue juga turun dari USD32 miliar menjadi USD19 miliar," kata Dwi.

Baca Juga: 4 Jurus Kementerian ESDM dan SKK Migas Tangkal Penurunan Produksi Migas

Penurunan gross revenue ini terjadi akibat kondisi harga minyak dan kebijakan perubahan paradigma bahwa sektor migas bukan lagi sebagai sumber pendapatan negara tetapi lebih sebagai penggerak ekonomi.

Di sisi lain, SKK Migas mencatat telah dilakukan penemuan cadangan minyak dan gas bumi pada tiga lapangan sepanjang kuartal I-2020. Diperkirakan cadagangan migas ditemukan mencapai 136,5 juta barel setara minyak (BOE).

Penemuan tersebut terdiri dari satu temuan cadangan minyak oleh Texcal Mahato setelah menyelesaikan pengeboran sumur eksplorasi PB-2 Blok Mahato sebesar 61,8 juta barel minyak.

Selanjutnya, ada penemuan yang diperoleh dari Medco E&P dari pengeboran sumur Bronang-2 sebesar 79 miliar kaki kubik gas (BCFG). Penemuan Lapangan Bronang menjadi penunjang pengembangan Lapangan Faroel sehingga produksinya bisa mencapai hingga 10.000 barel minyak per hari (BOPD).

Terakhir, Pertamina EP (PEP) yang berhasil menemukan cadangan gas sebesar 333,6 BCFG dari hasil penyelesaian pengerjaan eksplorasi sumur Wolai-002 di Banggai, Sulawesi Tengah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini