JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2020 hanya tumbuh 2,97% saja. Angka ini jauh meleset dari prediksi pemerintah maupun para pengamat ekonomi Indonesia yang diperkirakan bisa tumbuh di angka 4%.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, salah satu sektor yang menjadi salah satu pendorong paling tinggi adalah sektor industri yang tumbuh 2,06%. Dari angka tersebut, sektor industri berkontribusi pada PDB sebesar 19,98%.
Baca Juga: Ekonomi Cuma Tumbuh 2,97%, Terendah Sejak 2001
Kemudian disusul oleh sektor perdagangan yang masih tumbuh melambat sebesar 1,60%. Sektor perdagangan ini berkontribusi 13,20% pada ekonomi Indonesia.
Selanjutnya ada sektor Pertanian yang juga tumbuh melambat sebesar 0,02% dengan kontribusinya sebesar 12,84%. Kemudian disusul dengan sektor konstruksi dan pertambangan dengan masing-masing pertumbuhannya sebesar 2,90% dan 0,43%.
"Bahwa struktur perekonomian Indonesia tidak berubah dimana perekonomian Indonesia di dominasi oleh sektor industri dengan 19,98% (kontribusi ke PDB) kemudian diikuti dengan perdagangan, pertanian, konstruksi dan pertambangan," ujarnya dalam telekonferensi, Selasa (5/5/2020).
Baca Juga: Ekonomi RI Cuma Tumbuh 2,97% Terhantam Covid-19
Menurut pria yang kerap disapa Kecuk, hampir seluruh sektor tumbuh melambat pada kuartal I-2020 ini. Namun, ada beberapa sektor yang justru moncer pada kuartal I-2020 ini.