Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BI Tolak Usulan Cetak Uang Rp600 Triliun Atasi Covid-19

Taufik Fajar , Jurnalis-Rabu, 06 Mei 2020 |11:14 WIB
BI Tolak Usulan Cetak Uang Rp600 Triliun Atasi Covid-19
Gubernur BI Perry Warjiyo saat Telekonferensi (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menolak mentah-mentah usulan mencetak uang untuk mengatasi pandemi virus corona atau Covid-19.

Badan Anggaran DPR menyarankan sudah saatnya mencetak uang Rp600 triliun. Selain itu, mantan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan juga mengusulkan agar dicetak uang sebanyak Rp4.000 triliun.

"Untuk nanganin covid-19, 'BI cetak uang saja dan dikucurkan ke masyarakat enggak usah khawatir dengan inflasi', itu tidak sejalan dengan pandangan yang lazim," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam telekonferensi, Jakarta, Rabu (6/5/2020).

Baca Juga: Ekonomi RI Hanya Tumbuh 2,97%, BI: Salah Satu yang Tertinggi

Perrry menegaskan, masyarakat harus diberikan pandangan, wawasan yang baik dan bukan praktek yang tidak lazim. "Enggak akan dilakukan di BI. Kita kan tahu ada uang kartal dan giral. Kartal kertas dan logam. Uang giral itu uang yang kita simpan di bank. Ada rekening giro dan lain-lain," paparnya.

Menurut Perry, mekanisme pergerakan uang kertas dan logam sesuai Undang-Undang yang dikoordinasikan dengan BI dan Kementerian Keuangan.

Baca Juga: Usulan Cetak Rp600 Triliun, Bos OJK: Jangan Pikirkan Uang Terlalu Jauh

"Itu check and balance. Jumlahnya sesuai kebutuhan masyarakat. Itu bisa diukur berapa pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Keseluruhan proses ini selalu menggunakan kaidah tata kelola yang baik dan selalu diaudit BPK. Proses pengedaran uang sesuai kebutuhan masyarakat," ujarnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement