Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Walau Meningkat, Tingkat Kredit Bermasalah Masih Aman

Giri Hartomo , Jurnalis-Senin, 11 Mei 2020 |11:22 WIB
Walau Meningkat, Tingkat Kredit Bermasalah Masih Aman
Risiko Kredit Bermasalah Meningkat. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan risiko kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) masih terjaga meski meningkat akibat pandemic virus corona. Begitu juga dengan stabilitas sektor jasa keuangan masih terjaga.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, stabilitas sektor jasa keuangan masih terjaga diidukung dengan tingkat permodalan yang tinggi.

“Pada Maret 2020, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio) mengalami penurunan namun masih cukup tinggi yaitu sebesar 21,72% (Desember 2019 sebesar 23,31%),” ujarnya, dalam telekonferensi, Jakarta, Senin (11/5/2020).

Baca Juga: 1,02 Juta Debitur Dapat Keringanan Pembayaran Cicilan Kredit

Sedangkan, RBC Asuransi Jiwa dan Asuransi Umum masih terjaga di atas treshold namun menurun, masing-masing menjadi 642,7% (Des-19: 789%) dan 297,3% (Des-19: 345%).

Sementara itu, risiko kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) gross sedikit meningkat namun masih terjaga di 2,77% (Desember 2019: 2,53%). Beberapa sektor pendorong tingginya NPL adalah sektor transportasi, pengolahan, perdagangan dan rumah tangga.

Di sisi lain, indikator kecukupan likuiditas juga menunjukkan kondisi yang cukup baik sebagaimana terlihat dari rasio alat likuid terhadap Dana Pihak Ketiga per 29 April 2020 terjaga di 24,54% (22 April 2020: 22,36%, Desember 2019: 20,86%), masih di atas thresholdnya yang sebesar 10%.

AL/NCD secara industri juga terpantau masih tinggi dimana 28 April berada di level 114,91% (22/04: 104,89%) dengan threshold 50%. Selain itu, volume dan suku bunga PUAB tercatat masih stabil

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement