JAKARTA - Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB) setelah terjadi pembalikan arah pada sesi akhir perdagangan.
Saham Facebook membebani pasar setelah Presiden Donald Trump mengatakan akan menandatangani perintah eksekutif terkait dengan perusahaan media sosial dan akan mengadakan konferensi pers tentang China pada hari Jumat.
Baca Juga: Diberi Label Cek Fakta oleh Twitter, Presiden Trump Kesal
Tercatat, saham Twitter Inc (TWTR.N) berakhir turun 4,4% dan Facebook Inc (FB.O) turun 1,6% menyusul berita perintah eksekutif tersebut..
Gedung Putih, setelah pasar tutup, mengatakan Trump telah menekan aturan yang menghilangkan perisai kewajiban yang saat ini mereka nikmati.
Baca Juga: Trump Serang Capres AS Joe Biden dengan Meme Coffin Dance
Trump mengarahkan Jaksa Agung William Barr untuk bekerja dengan negara-negara bagian untuk menegakkan hukum terhadap apa yang ia sebut sebagai praktik bisnis yang menipu oleh perusahaan media sosial.
Melansir Reuters, Jakarta, Jumat (29/5/2020), indek Dow Jones Industrial Average turun 147,63 poin atau 0,58% menjadi 25.400,64, indeks S&P 500 turun 6,4 poin atau 0,21% menjadi 3.029,73 dan indeks Nasdaq Composite turun 43,37 poin atau 0,46% menjadi 9.368,99.
Sementara itu, kekhawatiran tentang hubungan China-AS juga telah mendorong penurunan di akhir perdagangan. Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan bahwa Hong Kong sekarang mungkin diperlukan untuk diperlakukan seperti China dalam hal perdagangan dan hal-hal lain.
"Kami prihatin (ini) pedang berderak dengan China. Itu hanya aksi jual besar karena itu," kata Tim Ghriskey, kepala strategi investasi di Inverness Counsel di New York, New York.
Bursa saham sebenarnya bergerak lebih tinggi untuk sebagian besar sesi karena investor terus bertaruh pada pemulihan ekonomi pasca pandemi virus corona. Namun memburuknya hubungan dalam beberapa pekan terakhir antara Amerika Serikat dan China, dua ekonomi terbesar di dunia, dapat menjadi ancaman bagi pemulihan pasar saham yang kuat dari aksi jual yang tajam.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.