Tapera Bak Angin Segar di Mata Pengembang

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 04 Juni 2020 19:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 04 470 2224582 tapera-bak-angin-segar-di-mata-pengembang-8UTzcGvwnQ.jpg Rumah (okezone)

JAKARTA - Para pengembang menyambut gembira dengan dikeluarkannya Peraturan Presiden Nomor 25 tahun 2020 tentang penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat. Hal ini dikarenakan lebih mengurangi beban anggaran negara.

Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Junaidi Abdillah mengatakan, saat ini memang sudah ada rumah subsidi. Tapi tetap saja seluruh skema tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca juga: Selain PNS, Pegawai Swasta Juga Wajib Daftar Tapera

"Selama ini akan subsidi perumahan ini kan itu SSB, FLPP, dan subsidi uang muka. Nah kalau Tapera ini diaktifkan ini sudah mulai. Walaupun enggak bisa langsung tapi minimal mengurangi beban negara," ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Kamis (4/6/2020).

Apalagi lanjut Junaidi, saat ini pemerintah sedang menghadapi kondisi yang tidak mudah. Karena pemerintah fokus pada penanganan virus corona Dan pemulihan ekonomi setelahnya.

 Baca juga: Tahap Awal Tapera Bakal Difokuskan untuk PNS eks Peserta Taperum

"Kita memahami negara juga lagi beban terlalu besar. Tapera ini berjalan ini sangat membantu pemerintah artinya Tapera bisa berkreasi tidak harus membebani negara dari APBN," jelasnya.

Menurut Junaidi, pemberian rumah subsidi untuk MBR dilakukan lewat mekanisme Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Karena lewat APBN, maka akan banyak mekanisme yang harus dilewati.

"Karena MBR ini kan masih tergantung pada APBN dan setiap tahun ada perubahan dan setiap tahun ada evaluasi," ujarnya.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini