Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Minta Keringanan Kredit, Yang Dibantu Harus Punya Peluang Hidup

Giri Hartomo , Jurnalis-Selasa, 16 Juni 2020 |17:22 WIB
Minta Keringanan Kredit, Yang Dibantu Harus Punya Peluang Hidup
Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) meminta kepada perbankan untuk memberikan keringanan pembayaran cicilan kepada pengusaha. Mengingat para pengusaha mulai tergerus bisnisnya akibat pandemi virus corona.

Ketua Umum Hipmi Mardani H Maming mengatakan, para perbankan ini diminta untuk menyaring pengusaha yang mengajukan restrukturisasi kredit. Jangan sampai, pengusaha yang memiliki rekam jejak buruk justru mendapatkan keringanan kredit.

Baca Juga: Anggaran Rp34 Triliun, Petani-Nelayan Dapat Keringanan Bayar Cicilan Kredit

"Tapi kawan-kawan Hipmi juga sebelum ada covid-19 sudah tidak bagus pengembalian kreditnya ini harus dicoret. Jangan sampai satu yang tidak baik membuat yang baik menjadi buruk semua," ujarnya dalam diskusi virtual, Selasa (16/6/2020).

Menurut Mardani, hal ini sangat penting untuk efisiensi bantuan yang diberikan pemerintah. Sebab diakuinya, pemerintah tidak bisa membantu seluruh sektor dengan anggaran yang ada.

 Baca Juga: Jaga Pangan, Petani dan Nelayan Bakal Dapat Bansos Sembako hingga BLT

"Tidak mungkin semua pemerintah membantu seluruhnya pasti yang dibantu yang diutamakan adalah yang betul betul jalan dan berpeluang hidup lagi," jelasnya.

Oleh karena itu, bantuan ini perlu dipilah-pilah dengan baik oleh pemerintah agar tepat sasaran. Sehingga, pemberian stimulus ini harusnya hanya diberikan kepada para perusahaan yang benar-benar terdampak.

"Karena hanya pandemi ini saja dia harus melakukan restrukturisasi ulang khususnya kredit," katanya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement