Belanja e-Commerce Tembus Rp20,7 Triliun, Beli Sembako pun Sekarang Online

Rani Hardjanti, Jurnalis · Selasa 23 Juni 2020 18:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 23 320 2235131 belanja-e-commerce-tembus-rp20-7-triliun-beli-sembako-pun-sekarang-online-bhAM5U74CF.jpg Belanja Online (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Tatanan ekonomi di era Covid-19 berubah. Jika biasanya penjualan dilakuan tatap muka di toko atau pasar, sekarang terjadi pergeseran menjadi secara online.

Menurut Deputi Pengembangan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Mira Thayiba, di masa pandemi aktivitas e-commerece mengalami deepening (kenaikan intensitas) dan widening (perluasan jenis produk terutama sembako).

Baca juga: Hand Sanitizer, Paling Banyak Dicari di E-Commerce

Diakuinya, e-commerce hadir sebagai solusi pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Fenomena ini pun terekam dalam angka. Berdasarkan riset, terjadi kenaikan aktivitas e-commerce yang signifikan sebanyak 69%. Bahkan angka tersebut tertinggi dibandingkan berbagai platform digital lainnya seperti e-healt, edu technology, content, ride hailing dan digital payment.

"Nilai transaksinya mengalami kenaikan 9,9% menjadi Rp20,7 triliun. Jumlah transaksi naik 18,1% menjadi 98,3 juta kali transaksi," ujarnya dalam diskusi webinar bertajuk Peran Aktif Pemerintah Daerah dalam Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, Selasa (23/6/2020).

 Baca juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, Transaksi Pembelian E-Commerce Tak Ada Tatap Muka

Dibandingkan dengan kondisi sebelum terjadi Covid-19, pada awal tahun biasanya pembelian didominasi produk fesyen, handphone atau personal care atau kosmetik. Namun, pada masa pandemi pola pembelian bergeser menjadi pembelian alat kesehatan dan kebutuhan rumah tangga seperti sembako.

"Jadi kebutuhan rumah tangga saja sudah dipenuhi secara online," ujarnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini