Bangkitkan UMKM, Jokowi Harus Geber 2 Program Ini

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 03 Juli 2020 15:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 03 320 2240704 bangkitkan-umkm-jokowi-harus-geber-2-program-ini-PSaFwQkilB.jpg UMKM (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah memberikan stimulus program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) sebesar Rp123,4 triliun.

Baca Juga: Baru 21.080 Tenaga Medis Dapat Insentif, Gimana Nih Pak Jokowi? 

Dari total anggaran sebesar Rp123,4 triliun untuk UMKM, pemerintah membaginya menjadi tujuh program, antara lain subsidi bunga Rp35,2 triliun, penempatan dana restrukturisasi Rp78,7 triliun, belanja IJP Rp5 triliun, penjaminan modal kerja (stop loss) Rp1 triliun, PPh final UMKM Rp2,4 triliun, pembiayaan investasi kepada koperasi melalui LPDB Kemenkop UKM Rp1 triliun.

Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad dari tujuh program itu terdapat dua stimulus yang harus menjadi prioritas pemerintah untuk kembali membangkitkan UMKM di tengah krisis ekonomi akibat pandemi virus corona atau Covid-19. Keduanya adalah subsidi bunga dan PPh final UMKM.

"Subsidi bunga itu harus segera diberikan. Kedua, PPh final itu juga diberikan cepat," kata Tauhid dalam acara Market Review di IDX Channel, Jumat (3/7/2020).

Baca Juga: Tak Semua Orang Perlu Saham, Tapi Tetap Butuh Investasi 

Menurutnya, kondisi penjualan pengusahan UMKM kini sedang alami pelesuan, sehingga perlu mendapat relaksasi dalam membayar bunga pada tanggungan kreditnya di bank.

"Ketimbang dana likuidasi, bantuan modal dan pembiayaan koperasi, dua itu lebih efektif," ujarnya.

Melihat situasi pandemi yang belum diketahui akan berakhir kapan, kata dia, pelaku UMKM belum berani untuk mengambil modal tambahan dari pinjaman perbankan.

"Sebagian UMKM ini tidak berani untuk lakukan pinjaman modal untuk nambah likuiditas. Jadi ada problem yang akhirnya akan kesulitan," ujarnya.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini