Jurus agar Ekspor Makanan Olahan Naik selama Pandemi

Taufik Fajar, Jurnalis · Sabtu 04 Juli 2020 13:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 04 320 2241110 jurus-agar-ekspor-makanan-olahan-naik-selama-pandemi-INzwgOertE.jpg Ekspor-Impor Perdagangan di Pelabuhan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Kementerian Perdagangan menyusun beberapa strategi guna meningkatkan ekspor makanan olahan Indonesia di pasar global. Pertama, menentukan fokus pasar dan produk ekspor unggulan. Ada lima produk ekspor makanan olahan Indonesia terbesar ke Mesir pada 2019, yaitu saus, bumbu, dan rempah; olahan ikan, tuna; sugar confectionary yang tidak mengandung kakao, olahan ikan, sarden; serta makanan. Selain itu, produk makanan olahan Indonesia yang potensial di Mesir yaitu produk perikanan, food preparations, kopi, cokelat, biskuit dan makanan ringan.

“Kedua, meningkatkan penetrasi pasar dengan melakukan penyelesaian perundingan dan hambatan perdagangan, serta penguatan promosi dagang dan branding,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kasan dilansir dari laman Kemendag, Sabtu (4/7/2020).

Baca Juga: Ekspor Udang hingga Cumi Meroket di Tengah Corona

Dia menjelaskan, peningkatan penetrasi pasar juga dilakukan melalui penyelenggaraan webinar, penjajakan kesepakatan dagang virtual, serta pendampingan ekspor selama pandemi. Ketiga, memperkuat peran perwakilan perdagangan di luar negeri. Keempat, melakukan relaksasi ekspor dan impor untuk tujuan ekspor.

“Kami terus berupaya untuk selalu memberikan kontribusi dalam peningkatan ekspor, salah satunya dengan memfasilitasi kegiatan perdagangan. Berbagai potensi pasar harus terus digali agar ekspor produk Indonesia, khususnya pangan olahan, dapat terus meningkat,” ujar Kasan.

Baca Juga: Kabar Baik, Ekspor Kentang Sumatra Naik 300% di Masa Krisis Covid-19

Sementara itu, Atase Perdagangan Kairo Irman Adi Purwanto Moefthi menambahkan, perwakilan perdagangan akan segera membentuk forum guna memfasilitasi kegiatan perdagangan di Kairo. Tujuannya yaitu agar para pelaku usaha dapat terhubung dengan buyers sehingga para pelaku usaha dapat menangkap peluang pasar yang tersedia.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini