Cerita Erick Thohir Diam-Diam ke KPK Lewat Pintu Belakang, Faktanya Bahas Ini

Natasha Oktalia, Jurnalis · Sabtu 11 Juli 2020 08:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 10 320 2244227 cerita-erick-thohir-diam-diam-ke-kpk-lewat-pintu-belakang-faktanya-bahas-ini-I0mCbTEwp1.jpeg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Kementerian BUMN)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tiba-tiba menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 8 Juli 2020. Saat dikonfirmasi perihal kedatangannya ke markas Firli Bahuri Cs itu dirinya mengaku bertemu dengan para pimpinan KPK.

Sebelumnya, Erick sempat menyinggung soal kasus korupsi di perusahaan milik negara. Erick Thohir mengatakan, sudah ada 53 kasus korupsi sepanjang tahun ini di perusahaan pelat merah yang ditemukan, di mana cukup besar merugikan negara. Lebih lanjut Ia menegaskan, bakal terus membuat pengelolaan BUMN lebih transparan agar tidak menimbulkan kasus negatif yang merugikan.

Menurutnya maraknya kasus korupsi yang terjadi dikarenakan peran ganda BUMN antara ekonomi dan pelayanan publik, tapi tanpa pembatas yang jelas. Maka dari itu, Erick mencoba mengedepankan transformasi, di mana terang dia BUMN dulunya punya peran ganda untuk memenuhi nilai ekonomi dan pelayanan publik tapi problemnya garis merahnya tidak jelas.

Baca Juga: Tantangan Erick Thohir ke Bio Farma, Produksi 2 Juta PCR per Bulan

Berikut adalah fakta mengenai kedatangan Erick ke KPK yang dirangkum Okezone:

1. Lewat Pintu Belakang

Kedatangan Erick tidak diketahui oleh media massa karena, dirinya datang melalui pintu belakang Gedung lembaga antikorupsi itu.

"Diskusi PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional)," kata Erick sambil terburu-buru masuk ke dalam mobilnya, Rabu (8/7/2020).

2. Menemui Semua Pimpinan KPK

Erick juga mengakui bahwa kedatangannya itu diterima oleh para pimpinan lembaga antikorupsi itu. Dirinya memilih irit bicara dan langsung meninggalkan Gedung KPK.

"(Ditemui) semua pimpinan," kata dia.

Baca Juga: Erick Thohir Rombak Direksi Perum Perindo, Fatah Setiawan Jadi Dirut

3. Datang Bersama Wamen

PK) mengungkapkan alasan pertemuannya dengan Menteri BUMN Erick Thohir pada hari ini. Pertemuan itu pun sebelumnya seakan ditutupi karena Erick masuk dan keluar Gedung KPK melalui pintu belakang.

"Menteri BUMN beserta 2 Wakil Menteri dan Sesmen hari ini mengunjungi KPK untuk menjelaskan secara rinci program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang terkait langsung dengan BUMN," ujar Plt Juru bicara KPK Ipi Maryati

4. Pertemuan 1,5 Jam

Erick dan jajarannya diterima Pimpinan KPK lengkap, bersama Deputi Pencegahan KPK. Dalam pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih 1,5 jam dari jam 10.00 WIB, Menteri BUMN membahas 2 hal dari 6 skema pembiayaan penanganan Covid-19 yang secara langsung terkait dengan Kementerian BUMN, yaitu UMKM dan pembiayaan korporasi.

"Disampaikan oleh Menteri BUMN bahwa semua mekanisme dan desain program saat ini belum selesai. Namun, menteri BUMN menyampaikan progres dari masing-masing skema termasuk misalnya terkait bantuan modal kerja dan penyertaan modal negara," kata Ipi.

5. Minta Pendampingan KPK

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, Menteri BUMN didampingi wakilnya, Budi Gunadi Sadikin dan Kartika Wirjoatmodjo menyambangi KPK hari ini. Hal tersebut terkait dengan dana PEN yang ada di BUMN.

"Mengunjungi KPK untuk meminta pendampingan KPK dalam hal penanganan PEN. Kita kan dapat tiga, satu untuk pendampingan UMKM, Jamkrikndo Askrindo. Kedua PMN dan ketiga dana investasi," tuturnya.

Baca Juga: Tergantung Bisnis, Erick Thohir Sebut Ekonomi Pulih 100% di Kuartal I-2022

6. Bahas Korupsi BUMN

Wakil Ketua KPK Nawawi Pamolango tidak membantah Erick sempat mengungkap potensi terjadinya tindak pidana korupsi di sejumlah BUMN dalam pertemuan tersebut.

"Tidak secara khusus, hanya menyebutkan ruang-ruang yang potensi terjadinya tindak pidana korupsi di sejumlah BUMN," ujar Nawawi Pamolango.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini