Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Airbnb Lanjutkan IPO meski Babak Belur Dihantam Corona

Giri Hartomo , Jurnalis-Rabu, 12 Agustus 2020 |11:25 WIB
Airbnb Lanjutkan IPO meski Babak Belur Dihantam Corona
Rencana IPO Airbnb. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Airbnb dikabarkan hampir merealisasikan rencana untuk bisa go public atau Initial Public Offering (IPO). Hal ini cukup mengejutkan mengingat baru-baru ini perusahaan melakukan pemangkasan seperempat dari tenaga kerjanya akibat pandemi.

Mengutip dari CNN, Rabu (12/8/2020), The Wall Street Journal melaporkan, Airbnb berencana mengajukan dokumen IPO dengan Securities and Exchange Commission akhir bulan ini. Perusahaan ini pun dapat terdaftar secara publik pada akhir tahun.

Baca Juga: Melantai di BEI, Sunindo Adipersada Bidik Pasar Global Mainan Anak

Menurut beberapa laporan sebelumnya, pengajuan IPO bukanlah kejutan, karena perusahaan menargetkan debut publik pada 2020. Namun hadirnya virus corona secara global merubah rencana tersebut.

Bahkan Morgan Stanley (MS) dan Goldman Sachs (GS) belum yakin bahwa Airbnb akan mengikuti jadwal IPO dengan kondisi pasar yang saat tidak stabil. Meskipun secara keseluruhan penawaran tersebut sangat didukung.

Baca Juga: Melantai di Bursa Saham dengan e-IPO, Berikut Penjelasan BEI

CEO Brian Chesky mengatakan, para turis asing lebih memilih untuk tetap melancong ke wilayah domestik yang dapat dilalui dalam jarak 200 mil dari rumah mereka. Hal tersebut membuat kinerja Airbnb terganggu. Apalagi ada pembatasan perjalanan internasional yang membuat orang-orang enggan pergi liburan.

"Ini tidak salah, tapi kami jelas tidak berkomitmen untuk apa pun sekarang. Kami akan tetap membuka opsi kami,” kata Chesky.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement