Kedua, landskep risiko yang sudah bergeser seperti perhatian terhadap cyber risk, proteksi data, tindak pidana pencucian uang dan lainnya. Serta ketiga, national interest sulit terpenuhi. "Lebih dari 90% market place menjual barang impor dan hanya 7% kontribusi produk lokal di marketpalce," ujar dia.
Dengan demikian keseimbangan industri yang inovatif kolabiratif dan mengoptimalkan data sebagai barang publik dengan tetap menjaga kehandalan dan keamanan menjadi kata kunci Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025.
Secara umum, BSPI 2025 akan menavigasi proses transformasi ekonomi Indonesia masa depan ke arah digital. Sistem Pembayaran yang lancar akan menjadi basis bagi pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan, dan stabilitas sistem keuangan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)