Laba Vale Turun Jadi USD24 Juta pada Triwulan II-2020

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 25 Agustus 2020 14:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 25 278 2267164 laba-vale-turun-jadi-usd24-juta-pada-triwulan-ii-2020-gRuLagMeli.jpg Kinerja Vale Indonesia pada Semester I-2020. (Foto: Okezonec.com/Shutterstock)

JAKARTA - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencatat laba positif sebesar USD24 juta pada triwulan kedua tahun ini. Laba tersebut turun bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar USD29 juta.

Penurunana laba disebabkan oleh pendapatan keuangan dan manfaat pajak penghasilan yang lebih rendah. Demikian dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Selasa (25/8/2020).

Baca Juga: Rudiantara Jadi Wakil Presiden Komisaris Vale Indonesia

Namun, laba pada semester I-2020 secara signifikan lebih tinggi dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu ketika Grup mencatat rugi bersih sebesar USD26,2 juta pada semester I-2020. Beban pokok pendapatan Grup pada triwulan II-2020 naik sebesar 7% menjadi USD165,6 juta dari sebelumnya USD154,1 juta pada triwulan I-2020.

Selain itu, Grup mencatat produksi sebesar 18.701 metrik ton (t) nikel dalam matte dan pengiriman nikel matte sebesar 19.887 t setara dengan penjualan sebesar USD185,7 juta pada triwulan II-2020.

Baca Juga: Vale Indonesia Bukukan Ebitda USD235 Juta

Grup merevisi target produksi nikel dalam matte sepanjang tahun 2020 dari sebelumnya sekitar 71.000 t menjadi sebesar 73.700 t, 4% lebih tinggi dibandingkan produksi di tahun 2019. Kenaikan ini disebabkan oleh penundaan rebuild tanur listrik 4 yang semula dijadwalkan pada triwulan keempat tahun 2020 menjadi triwulan kedua tahun 2021.

Produksi nikel dalam matte dan pengiriman nikel matte pada triwulan II-2020 masing-masing sekitar 6% dan 19% lebih tinggi dibandingkan volume produksi dan pengiriman yang direalisasikan pada triwulan I-2020.

Sementara itu, produksi dan pengiriman pada semester I-2020 masing-masing sebesar 18% dan 19% lebih tinggi dibandingkan produksi dan pengiriman pada semester I-2019. Meskipun harga rata-rata realisasi nikel lebih rendah pada triwulan II tahun ini sekitar 11% lebih rendah dibandingkan pada triwulan I-2020.

Namun pengiriman volume nikel matte yang lebih tinggi pada triwulan II-2020 menunjukkan penjualan naik 6% dari triwulan I-2020.

“Dengan pencapaian ini kami yakin dapat mempertahankan tingkat produksi kami pada tahun 2020,” kata CEO dan Presiden Direktur Perseroan Nico Kanter. (feb)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini