Satgas PEN: Awalnya BPJS Tak Miliki Data Nomor Rekening 15,7 Juta Pekerja

Dita Angga R, Jurnalis · Jum'at 28 Agustus 2020 16:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 28 320 2269035 satgas-pen-awalnya-bpjs-tak-miliki-data-nomor-rekening-15-7-juta-pekerja-Kokybrfl32.jpg Rekening (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional yang juga Wakil Menteri (Wamen) BUMN Budi Gunadi Sadikin mengatakan sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa agar program-program pemulihan tidak hanya bersifat jangka pendek tapi juga panjang. Hal ini sebagai bagian dalam memanfaatkan pandemi covid-19 sebagai momen perbaikan.

“Kesempatan ini kita gunakan untuk membajak atau membangun perubahan-perubahan ekonomi kita yang cukup fundamental,” katanya saat memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jumat (28/8/2020).

Baca Juga: BLT Subsidi Gaji Baru Ditransfer ke 2,5 Juta Rekening, yang Lain Kapan? 

Budi menyebut adanya program subsidi gaji bagi 15,7 pekerja juga diarahkan untuk memperbaiki sistem. Dia menuturkan bahwa saat akan meluncurkan program subsidi gaji ternyata tak ada nomor rekening pekerja yang terdata di BPJS Ketenagakerjaan.

“Disadari bahwa dari 15,7 juta karyawan yang ada terdaftar di BPJS itu tidak ada nomor rekeningnya,” tuturnya.

Budi pun berterima kasih atas kerja keras Kementerian Ketenagakerjaan dan BPJS Ketenagakerjaan. Pasalnya saat ini tidak sampai satu bulan data nomor rekening penerima subsidi gaji.

“Sekarang sudah hampir 14 juta karyawan yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Yang tadinya belum ada rekeningnya sekarang sudah ada,” ungkapnya.

 

Menurutnya dengan adanya nomor rekening pekerja di BPJS Ketenagakerjaan ke depan akan memudahkan pemerintah. Terutama jika akan melakukan program-program baru di masa mendatang.

“Ini akan menjadi landasan transformasi Indonesia ke depan di mana menjadi lebih transparan. Di mana transfernya bisa dilakukan secara digital melalui sistem perbankan dan langsung terkena masyarakat,” katanya.

“Bayangkan kesempatan ini sekali lagi kita sangat beruntung karena kita bisa mendapat data nomor rekening sekitar 14 juta karyawan dalam jangka waktu kurang dari sebulan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini