Emas Turun Tipis, Harganya Dibanderol USD1.955/Ounce

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 16 September 2020 07:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 16 320 2278444 emas-turun-tipis-harganya-dibanderol-usd1-955-ounce-g43tALdbo3.jpg Harga Emas Turun. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

 JAKARTA - Harga emas turun tipis dari level tertinggi dalam dua minggu terakhir karena dolar naik. Meskipun saat ini pasar menanti kebijakan moneter dari Federal Reserve AS, di mana membatasi kerugian logam safe-haven.

Spot emas turun 0,1% menjadi USD1.955.21 per ounce, setelah sebelumnya naik ke level tertinggi sejak 2 September di USD1,971.71. Emas berjangka AS ditutup naik 0,1% menjadi USD1.966,20.

Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Jadi Rp1.028.000/Gram

"Dolar memantul dari posisi terendah dan kami melihat beberapa aksi jual emas. Tetapi ini sementara, komentar dovish dari pertemuan Fed dan penjelasan lebih lanjut tentang target inflasi dapat mendorong emas pada level USD2.000," kata Ahli Strategi Pasar Senior RJO Futures Bob Haberkorn, dilansir dari CNBC, Rabu (16/9/2020).

Baca Juga: Naik Rp6.000, Harga Emas Antam Dijual Rp1.037.000/Gram

Indeks dolar naik terhadap saingannya, membuat emas lebih mahal bagi pembeli yang memegang mata uang lain. Namun investor sekarang menunggu pernyataan dari acara kebijakan Fed.

Sementara itu, perak naik 0,2% menjadi USD27,20 per ounce, sementara paladium naik 3,8% pada USD2.400,25, setelah mencapai tertinggi sejak 31 Maret di USD2.419,19. Platinum naik 1,7% menjadi USD970,47, setelah mencapai level tertinggi sejak 11 Agustus di USD973,98.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini