26 Juta Orang Daftar Kartu Prakerja, 1,45 Juta Peserta Dapat Insentif

Michelle Natalia, Jurnalis · Sabtu 19 September 2020 13:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 19 320 2280360 26-juta-orang-daftar-kartu-prakerja-1-45-juta-peserta-dapat-insentif-arTb3p79Rf.jpg Kartu Prakerja (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah percaya bahwa dengan optimalisasi program pemulihan ekonomi nasional , aktivitas ekonomi Tanah Air akan terus membaik. Salah satunya mengenai realisasi program bantuan Pemerintah, termasuk program Kartu Prakerja yang kini diposisikan sebagai semi bantuan sosial (bansos) bagi pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), dirumahkan, dan pekerja informal terdampak.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan, realisasi Program Kartu Prakerja hingga 17 September 2020 adalah terdapat 26 juta pendaftar dari 514 Kabupaten/Kota; 4,68 juta penerima Kartu Prakerja; 2,39 juta peserta menyelesaikan pelatihan; dan 1,45 juta peserta telah menerima insentif.

"Realisasi Program Kartu Prakerja hingga 17 September 2020 adalah terdapat 26 juta pendaftar dari 514 Kabupaten/Kota; 4,68 juta penerima Kartu Prakerja; 2,39 juta peserta menyelesaikan pelatihan; dan 1,45 juta peserta telah menerima insentif," kata Airlangga dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (19/8/2020).

Baca Juga: Menko Airlangga Pede Penyerapan Anggaran PEN Terealisasi 100% 

Selain itu, dalam upaya transformasi ekonomi, RUU Cipta Kerja terus didorong sebagai kebijakan yang sangat strategis. RUU ini ditujukan untuk mampu memulihkan dan memperbaiki perekonomian nasional, terutama pada masa pandemi dan pascapandemi Covid-19.

“RUU Cipta Kerja sedang dalam pembahasan di DPR RI. Pemerintah berharap bisa mengurangi obesitas di regulasi dan memperbaiki iklim penciptaan lapangan pekerjaan. Tentunya juga dengan timing yang tepat, diharapkan ekonomi bisa pulih dan investasi bisa kembali masuk ke tanah air,” pungkasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini